Jakarta Timur, Indonesia sales@giteknindo.id +62 822-5870-0105
Menu Tutup

HPT605 Submersible Sewage Water Level Transducer

Jika anda berminat untuk membeli alat HPT605 Submersible Sewage Water Level Transducer yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Kategori:

Deskripsi

HPT605 Submersible Sewage Water Level Transducer

HPT605 Submersible Sewage Water Level Transducer merupakan sensor level submersible yang dirancang khusus untuk mengukur ketinggian air limbah dan sewage. Sensor menggunakan elemen sensing piezoresistif serta housing stainless steel untuk menghadapi lingkungan yang mengandung kotoran, sedimen, dan berbagai kontaminan. Desain tersebut mendukung pengukuran level secara kontinu pada berbagai sistem pengelolaan cairan.

Sensor bekerja dengan membaca tekanan hidrostatik yang muncul akibat kolom cairan. Kemudian, sistem elektronik mengubah tekanan tersebut menjadi sinyal keluaran untuk perangkat monitoring atau sistem kontrol. Dengan metode ini, HPT605 dapat membantu operator memantau perubahan level secara real-time dan mengoptimalkan pengoperasian pompa maupun sistem pengolahan air.

Dirancang untuk Lingkungan Air Limbah

HPT605 memiliki konstruksi stainless steel 316L yang memberikan ketahanan terhadap benturan, erosi, dan kondisi lingkungan yang berat. Sensor juga menggunakan diaphragm 316L serta desain housing yang tersegel. Karena itu, pengguna dapat memasang sensor secara langsung di dalam media dalam periode panjang sesuai kondisi aplikasinya.

Bagian sensor memiliki protective nose cone yang dapat dilepas untuk membantu melindungi diaphragm dari kerusakan. Desain filter dengan 20 lubang tekanan membantu menjaga sensitivitas sensor ketika bekerja pada lingkungan yang memiliki kontaminan. Struktur tersebut menjadi salah satu karakteristik penting untuk aplikasi sewage dan wastewater.

Rentang Pengukuran hingga 200 Meter

HPT605 menawarkan pilihan rentang pengukuran level mulai dari 1 meter hingga 200 meter. Rentang tekanan tersedia dari 0–0,1 bar hingga 0–20 bar, sehingga pengguna dapat memilih konfigurasi berdasarkan kedalaman dan karakteristik instalasi. Untuk aplikasi dengan kebutuhan khusus, Holykell juga menyediakan konfigurasi rentang sesuai permintaan.

Akurasi standar sensor mencapai ±0,5% F.S., sementara konfigurasi tertentu dapat mencapai ±0,25% F.S. Sensor juga mendukung berbagai pilihan output, termasuk 4–20 mA, 1–5 V, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V, SDI-12, dan RS485 Modbus RTU. Pilihan ini memudahkan integrasi dengan sistem akuisisi data.

Perlindungan IP68 dan Kabel Submersible

HPT605 menggunakan konstruksi yang sepenuhnya tersegel dengan tingkat perlindungan IP68. Perlindungan tersebut mendukung pemasangan sensor di lingkungan basah dan aplikasi yang membutuhkan kontak langsung dengan cairan. Kabel sensor menggunakan desain fixed cable dengan vented tube dan waterproof connection untuk mendukung penggunaan submersible.

Kabel berventilasi membantu melakukan kompensasi terhadap perubahan tekanan atmosfer di atas permukaan cairan. Selain itu, bagian ventilasi menggunakan filter untuk mengurangi risiko masuknya partikel atau tetesan air ke dalam sistem sensor. Holykell menyediakan pilihan material kabel seperti PE, PU, dan FEP untuk menyesuaikan kebutuhan aplikasi.

Kompensasi Temperatur dan Tekanan Atmosfer

Perubahan temperatur dapat memengaruhi karakteristik sensor level. Oleh sebab itu, HPT605 menyediakan kompensasi temperatur pada rentang 0 hingga 80°C. Sensor juga melakukan kompensasi terhadap tekanan atmosfer melalui sistem ventilasi pada kabel. Fitur tersebut membantu menjaga kestabilan hasil pengukuran ketika kondisi lingkungan mengalami perubahan.

Sensor dapat bekerja pada temperatur -40 hingga 80°C untuk media nonkorosif. Selain itu, waktu respons dapat mencapai sekitar 10 ms. Respons yang cepat membantu sistem mendeteksi perubahan level dengan segera, terutama pada instalasi yang mengandalkan kontrol pompa dan membutuhkan pemantauan kondisi cairan secara kontinu.

Perlindungan Surge dan Lightning

Lingkungan instalasi luar ruangan dapat menghadirkan risiko gangguan listrik akibat surge maupun petir. HPT605 menyediakan perlindungan surge dan polarity protection untuk membantu melindungi rangkaian sensor. Holykell juga menawarkan fitur lightning protection sebagai opsi konfigurasi tertentu.

Fitur perlindungan tersebut mendukung penggunaan HPT605 pada sistem monitoring yang berada di area terbuka. Contohnya meliputi kanal, kolam retensi, bendungan, stasiun pompa, serta fasilitas pengolahan air limbah. Dengan konfigurasi yang tepat, sensor dapat menjadi bagian dari sistem monitoring level yang lebih andal.

Aplikasi HPT605 pada Sistem Pengelolaan Air

HPT605 dapat digunakan untuk monitoring level sewage, wastewater treatment, dan biogas production. Selain itu, sensor mendukung pemantauan kolam retensi, kanal, bendungan, serta saluran air limbah. Penggunaan lainnya mencakup lift station dan pumping station yang membutuhkan informasi level untuk membantu mengendalikan proses pemompaan.

Dalam bidang pertanian, sensor dapat mendukung sistem irigasi dan hydrostatic level control. Sementara itu, instalasi pemerintahan daerah dapat memanfaatkannya untuk monitoring jaringan drainase dan sistem air limbah perkotaan. Kemampuan submersible dan pilihan rentang pengukuran membuat sensor dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan pemantauan level.

Solusi Monitoring Level dari GITEKNINDO

GITEKNINDO menyediakan solusi instrumentasi untuk kebutuhan monitoring dan pengukuran pada berbagai aplikasi teknis. HPT605 dapat menjadi pilihan untuk sistem pengukuran level air limbah yang membutuhkan sensor submersible dengan perlindungan IP68 dan konstruksi stainless steel. Pemilihan rentang ukur, output, material kabel, dan fitur proteksi perlu menyesuaikan kondisi instalasi.

Dengan konstruksi 316L, pilihan rentang hingga 200 meter, kompensasi temperatur dan atmosfer, serta berbagai pilihan output, HPT605 mendukung kebutuhan monitoring level pada lingkungan yang menantang. Sensor ini terutama sesuai untuk sewage, wastewater, kanal, kolam retensi, stasiun pompa, dan sistem pengolahan air limbah.

Spesifikasi

Model HPT605
Jenis Submersible Sewage Water Level Transducer
Prinsip Pengukuran Piezoresistive / tekanan hidrostatik
Rentang Level 0–1 m hingga 0–200 m H2O
Rentang Tekanan 0–0,1 bar hingga 0–20 bar
Akurasi ±0,5% F.S. standar; hingga ±0,25% F.S. sesuai konfigurasi
Output 4–20 mA, 1–5 V, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V, SDI-12, RS485 Modbus RTU
Catu Daya 7–30 V DC, 8–30 V DC, 13–30 V DC, 5 V DC ±5%, 12 V DC, 3,5–36 V DC
Perlindungan IP68
Material Wetted Parts Stainless Steel 316L; opsi titanium alloy
Material Kabel PE, PU, FEP
Suhu Kerja -40 hingga 80°C untuk media nonkorosif
Kompensasi Temperatur 0 hingga 80°C
Waktu Respons ≤10 ms
Jenis Tekanan Gauge; sealed gauge dan absolute tersedia sebagai opsi
Koneksi Elektrik Fixed cable dengan vented tube dan waterproof IP68
Proteksi Surge protection dan polarity protection
Sertifikasi CE, RoHS

Fitur Unggulan

  • Dirancang khusus untuk pengukuran level sewage dan wastewater.
  • Menggunakan elemen sensing piezoresistif dengan stabilitas tinggi.
  • Konstruksi stainless steel 316L dengan ketahanan terhadap benturan dan erosi.
  • Desain submersible dengan perlindungan IP68.
  • Mendukung rentang pengukuran hingga 200 m H2O.
  • Filter dengan desain 20 pressure holes untuk membantu menjaga sensitivitas.
  • Protective nose cone dapat dilepas untuk membantu melindungi diaphragm.
  • Mendukung kompensasi tekanan atmosfer dan temperatur.
  • Tersedia berbagai pilihan output analog dan digital.
  • Mendukung output RS485 Modbus RTU dan SDI-12 sesuai konfigurasi.
  • Memiliki respons cepat hingga 10 ms.
  • Mendukung surge protection dan polarity protection.
  • Lightning protection tersedia sebagai opsi.
  • Tersedia pilihan kabel PE, PU, dan FEP.

Aplikasi

  • Pengukuran level air sewage dan wastewater.
  • Monitoring instalasi pengolahan air limbah.
  • Monitoring sewage pump station.
  • Monitoring lift dan pumping station.
  • Monitoring level air pada kanal dan saluran drainase.
  • Monitoring kolam retensi.
  • Monitoring sistem kanal dan bendungan.
  • Monitoring produksi biogas.
  • Sistem kontrol level hidrostatik untuk aplikasi pertanian.
  • Monitoring sistem irigasi.
  • Monitoring air limbah perkotaan.
  • Pengukuran level cairan pada lingkungan yang mengandung kontaminan.