RST Vibrating Wire Piezometer membantu pengguna mengukur tekanan air pori pada tanah dan batuan secara akurat. Instrumen ini cocok untuk bendungan, timbunan, lereng, fondasi, tambang, terowongan, serta proyek geoteknik lainnya. Karena itu, alat ini membantu engineer mengevaluasi kondisi rembesan, drainase, konsolidasi, dan kestabilan tanah secara berkala.
Fungsi RST Vibrating Wire Piezometer
Instrumen ini memakai sensor vibrating wire untuk mengukur tekanan air yang bekerja pada diafragma. Perubahan tekanan mengubah frekuensi getaran kawat di dalam sensor. Selanjutnya, readout atau data logger mengubah frekuensi tersebut menjadi nilai tekanan air pori.
Metode vibrating wire memberikan kestabilan pembacaan yang baik untuk monitoring jangka panjang. Selain itu, sistem ini cocok untuk pemasangan dengan kabel panjang dan pembacaan otomatis. Dengan demikian, pengguna dapat memantau perubahan tekanan air pori secara lebih teratur.
## Spesifikasi Piezometer RST
RST Vibrating Wire Piezometer memiliki resolusi minimum 0,025% dari full scale dan akurasi sekitar 0,1% full scale. Linearitasnya kurang dari 0,5% full scale. Selain itu, instrumen mampu menahan tekanan hingga dua kali kapasitas full scale.
Alat dapat bekerja pada suhu -20°C hingga 80°C. Diafragma memiliki displacement kurang dari 0,001 cc pada full scale. Sementara itu, thermal zero shift berada di bawah 0,05% full scale per derajat Celsius.
Housing menggunakan stainless steel dengan sistem hermetically sealed. Instrumen juga memiliki thermistor NTC 3 kΩ pada 25°C untuk membaca suhu. Resolusi thermistor mencapai 0,1°C, sedangkan interchangeability-nya sekitar ±0,2°C.
Filter dan Pilihan Kabel
Produk ini memakai sintered filter berukuran 50 mikron. Selain itu, tersedia pilihan high air entry alumina filter 1 bar untuk kondisi tanah atau kebutuhan pengukuran tertentu.
RST menyediakan beberapa pilihan kabel. Kabel standar memakai dua twisted pair dengan polyurethane jacket. Tersedia juga heavy-duty cable dengan lapisan polyurethane lebih tebal. Untuk kondisi yang membutuhkan ketahanan tarik lebih tinggi, pengguna dapat memilih kabel dengan penguat Kevlar dan lapisan polyurethane.
Keunggulan Sistem Vibrating Wire
Teknologi vibrating wire menawarkan stabilitas pembacaan yang baik dalam jangka panjang. Selain itu, housing stainless steel membantu melindungi sensor pada kondisi geoteknik yang berat.
Thermistor internal membantu pengguna memantau suhu di sekitar titik pengukuran. Data suhu tersebut juga dapat mendukung evaluasi hasil pembacaan. Oleh karena itu, instrumen ini sesuai untuk sistem monitoring manual maupun otomatis.
Piezometer dapat terhubung ke vibrating wire readout, data logger, atau wireless monitoring node. Dengan demikian, tim proyek dapat menyesuaikan sistem pembacaan berdasarkan kebutuhan lokasi.
Aplikasi Monitoring Tekanan Air Pori
RST Vibrating Wire Piezometer cocok untuk bendungan, reservoir, timbunan jalan, tanggul, reklamasi, lereng, fondasi, galian, tambang, dan terowongan. Engineer dapat memakai data tekanan air pori untuk mengevaluasi rembesan, drainase, konsolidasi, serta perubahan kondisi tanah.
Selain itu, hasil monitoring membantu tim proyek membandingkan kondisi aktual dengan asumsi desain. Dengan demikian, pengguna dapat mengambil tindakan teknis lebih cepat saat tekanan air pori menunjukkan perubahan yang signifikan.
Jual RST Vibrating Wire Piezometer
PT Global Intan Teknindo menyediakan RST Vibrating Wire Piezometer untuk kebutuhan monitoring geoteknik di Indonesia. Produk ini cocok untuk kontraktor, konsultan geoteknik, perusahaan tambang, pengelola bendungan, laboratorium, kampus, dan instansi pemerintah.
Untuk informasi harga, kapasitas sensor, pilihan filter, panjang kabel, kompatibilitas data logger, dan penawaran resmi, silakan hubungi PT Global Intan Teknindo.





