Deskripsi
HPT200-G Pressure Sensor With Display
Pressure Sensor With Display HPT200-G mengukur tekanan pada berbagai sistem industri sekaligus membantu operator membaca nilainya secara langsung. HPT200-G memakai piezoresistive pressure sensor untuk menangkap perubahan tekanan pada media. Rangkaian elektronik internal mengolah sinyal tersebut menjadi output untuk perangkat kontrol dan monitoring. Operator dapat melihat tekanan melalui indikator lokal tanpa menambahkan perangkat pembaca lain pada titik pengukuran.
Model ini mendukung gage pressure, absolute pressure, dan negative pressure. Pengguna dapat menentukan jenis tekanan sesuai kebutuhan instalasi. Rentang pengukuran tersedia hingga 1000 bar pada konfigurasi tertentu. Pilihan tersebut membantu pengguna menyesuaikan sensor dengan tekanan kerja pada mesin, jalur proses, dan peralatan industri.
Pengukuran Tekanan
Sensor piezoresistive pada HPT200-G memberikan pembacaan tekanan yang stabil untuk berbagai kebutuhan instrumentasi. Operator dapat melihat nilai pengukuran melalui 4-1/2 digit LED atau pilihan LCD. Indikator lokal membantu teknisi ketika melakukan commissioning, pemeriksaan rutin, dan pengecekan kondisi proses.
Berbagai satuan pengukuran juga tersedia, seperti bar, kPa, psi, MPa, Pa, inHg, dan mmHg, sesuai konfigurasi. Pengguna bisa memilih satuan yang sesuai dengan standar sistem.
Tingkat akurasi hadir dalam beberapa pilihan, yaitu ±0,5% F.S., ±0,25% F.S., dan hingga ±0,1% F.S. melalui konfigurasi tertentu. Karakteristik tersebut mendukung kebutuhan pengukuran dengan tingkat presisi yang berbeda.
Long-term stability mencapai sekitar 0,1% F.S./year. Nilai ini membantu sensor menjaga konsistensi pembacaan selama penggunaan dalam jangka panjang.
Output untuk Sistem Kontrol
HPT200-G menyediakan output 4–20 mA, 0–5 V, dan 1–5 V untuk berbagai kebutuhan integrasi. Pengguna dapat memilih output berdasarkan jenis input pada PLC, controller, data acquisition system, panel monitoring, atau perangkat instrumentasi lainnya.
Sinyal 4–20 mA cocok untuk sistem kontrol industri yang memakai input analog. Sementara itu, output 0–5 V dan 1–5 V memberikan alternatif bagi perangkat yang membutuhkan sinyal tegangan.
PLC atau controller dapat menerima sinyal dari sensor, sementara operator memantau nilai tekanan melalui indikator lokal. Pola kerja ini memungkinkan satu perangkat mendukung kebutuhan monitoring lapangan sekaligus otomatisasi.
Teknisi juga dapat melakukan zero point adjustment dan span adjustment sesuai kebutuhan pengukuran. Pengaturan tersebut membantu proses setup dan pemeriksaan ketika sistem membutuhkan penyesuaian titik nol atau rentang.
Konstruksi Stainless Steel
HPT200-G memakai fully welded stainless steel housing untuk menjaga kekuatan struktur sensor. Material SUS 316L pada bagian yang sesuai memberikan konstruksi yang kuat untuk kebutuhan instrumentasi industri.
Bagian sensor yang bersentuhan dengan media juga memakai material stainless steel sesuai konfigurasi. Pengguna tetap perlu memeriksa kompatibilitas material dengan karakteristik media sebelum memilih konfigurasi akhir.
Housing memiliki rating IP65 untuk membantu melindungi bagian internal dari debu dan paparan air. Sistem elektronik juga memakai EMI/RFI protection untuk membantu mengurangi pengaruh gangguan elektromagnetik.
Selain itu, tersedia surge protection dan lightning protection sebagai perlindungan tambahan terhadap gangguan listrik pada instalasi tertentu.
Koneksi dan Catu Daya
Pengguna dapat memilih pressure connection sesuai kebutuhan instalasi. Pilihan tersebut mencakup 1/4″ NPT male, 1/2″ NPT female, G1/2″, serta G1/4″ male melalui konfigurasi tertentu.
Koneksi elektronik menggunakan Hirschmann Terminal Box 4-pin. Power supply tersedia pada pilihan 8–30 VDC dan 12–30 VDC, tergantung konfigurasi output.
Teknisi dapat menentukan kombinasi pressure connection, output, power supply, dan indikator berdasarkan karakteristik sistem. Fleksibilitas ini memudahkan proses pemilihan sensor untuk berbagai jenis instalasi.
Pengoperasian di Lapangan
Indikator lokal membantu operator memeriksa tekanan langsung dari titik pengukuran. Teknisi dapat memanfaatkan fitur zero dan span adjustment ketika melakukan setup awal maupun pemeriksaan berkala.
Struktur perangkat yang ringkas juga memudahkan proses pengecekan di area kerja. Sistem kontrol tetap menerima sinyal dari output sensor sehingga operator dapat memantau data lokal dan data sistem secara bersamaan.
Kecepatan respons dan rangkaian elektronik internal mendukung kebutuhan monitoring tekanan yang membutuhkan pembacaan stabil. Pengguna dapat menyesuaikan konfigurasi sensor dengan pressure range dan tingkat akurasi sesuai karakteristik proses.
Kebutuhan Industri
HPT200-G mendukung kebutuhan monitoring pada industrial process control, biomedical equipment, energy and water treatment, petroleum, chemical industry, metallurgy, hydrology, agriculture, dan food industry.
Pada sistem proses industri, operator dapat memeriksa tekanan melalui indikator lokal dan mengirim data ke sistem kontrol melalui output analog. Sistem water treatment dapat memanfaatkan sensor untuk memantau tekanan pada jalur proses. Sektor petroleum dan chemical juga dapat menentukan pressure range serta material sesuai kebutuhan instalasi.
Untuk aplikasi hydrology dan agriculture, sensor mendukung pemantauan tekanan secara berkelanjutan. Sektor energy, food, dan biomedical dapat memilih konfigurasi berdasarkan tekanan kerja, akurasi, koneksi, serta jenis output.
Dengan kombinasi piezoresistive pressure sensor, indikator LED/LCD, pilihan pressure range hingga 1000 bar, output analog, stainless steel 316L, IP65, serta zero dan span adjustment, HPT200-G memberikan solusi praktis untuk kebutuhan pengukuran tekanan industri. Giteknindo menyediakan HPT200-G untuk kebutuhan monitoring tekanan, instrumentasi proses, dan integrasi dengan sistem kontrol.





