Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Haida Corrosion testing chamber

Jika Anda berminat untuk membeli Haida Corrosion testing chamber  yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Global Intan Teknindo

Corrosion Testing Chamber adalah peralatan pengujian lingkungan yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan korosi berbagai material dan lapisan pelindung melalui metode salt spray (kabut garam). Alat ini dirancang untuk mensimulasikan lingkungan yang korosif secara terkontrol sehingga proses korosi dapat dipercepat dan dianalisis dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan kondisi alami.

Peralatan ini banyak digunakan untuk menguji kualitas perlindungan permukaan seperti cat pelindung, electroplating, coating organik maupun anorganik, anodizing, serta pelapis anti-karat. Setelah material atau produk mendapatkan perlakuan permukaan tersebut, pengujian dilakukan untuk menilai seberapa efektif perlindungan tersebut terhadap lingkungan yang mengandung garam dan kelembapan tinggi.

Di dalam chamber, larutan garam disemprotkan dalam bentuk kabut halus secara kontinu atau periodik dengan suhu yang dikontrol secara presisi. Dengan metode ini, produsen dapat menguji daya tahan komponen terhadap korosi serta membandingkan kualitas berbagai jenis pelapisan atau material.

Corrosion Testing Chamber umumnya digunakan dalam laboratorium pengujian material, fasilitas quality control industri, serta penelitian pengembangan produk, terutama pada industri otomotif, elektronik, dan manufaktur logam.

spesifikasi

  • Model umum: HD-E808-120
  • Ukuran ruang uji internal: sekitar 1200 × 1000 × 500 mm
  • Ukuran keseluruhan chamber: sekitar 2050 × 1250 × 1400 mm
  • Material ruang uji: PVC rigid plastic plate dengan ketebalan sekitar 8 mm yang tahan korosi
  • Rak sampel: glass fiber rod diameter 10 mm dengan holder berbentuk V untuk menjaga kemiringan sampel sekitar 15°–30°
  • Rentang suhu: suhu ruang hingga sekitar 55°C
  • Fluktuasi suhu: sekitar ≤ ±0.5°C
  • Keseragaman suhu: sekitar ≤ ±2°C
  • Akurasi suhu: sekitar ±1°C
  • Metode penyemprotan: continuous spray dan periodic spray
  • Temperatur ruang uji metode NSS/ACSS: 35 ±1°C
  • Temperatur metode CASS: 50 ±1°C
  • Temperatur saturated air barrel NSS/ACSS: 47 ±1°C
  • Temperatur saturated air barrel CASS: 63 ±1°C
  • Temperatur larutan garam: 35 ±1°C
  • Jumlah endapan kabut garam: 1.0 – 2.0 ml / 80 cm² / jam
  • Nilai pH metode NSS/ACSS: 6.5 – 7.2
  • Nilai pH metode CASS: 3.0 – 3.2
  • Volume ruang uji: sekitar 600 liter
  • Kapasitas tangki larutan garam: sekitar 40 liter
  • Sumber udara: air compressor sekitar 1 HP (disediakan pengguna)
  • Sistem perlindungan: over-temperature protection, over-pressure protection, current discharge protection, dan overload fuse protection.

fitur unggulan

  • Simulasi lingkungan korosif yang realistis
    Chamber mampu menghasilkan kabut garam yang stabil untuk mensimulasikan kondisi korosi yang umum terjadi pada lingkungan laut atau industri.
  • Material chamber tahan korosi
    Ruang uji dibuat dari PVC tebal yang tahan terhadap bahan kimia dan kabut garam sehingga memiliki umur pakai yang panjang.
  • Distribusi kabut garam merata
    Sistem nozzle dan spray tower dirancang untuk memastikan distribusi kabut garam merata di seluruh ruang uji.
  • Kontrol suhu presisi
    Dilengkapi dengan sistem kontrol suhu yang stabil sehingga kondisi pengujian dapat dipertahankan secara konsisten.
  • Desain holder sampel khusus
    Rak sampel dengan sudut kemiringan tertentu memungkinkan kabut garam mengenai permukaan sampel secara optimal.
  • Sistem keamanan lengkap
    Dilengkapi berbagai perlindungan seperti proteksi suhu berlebih, proteksi tekanan, serta proteksi listrik untuk meningkatkan keamanan operasi.

aplikasi

Corrosion Testing Chamber digunakan secara luas untuk berbagai kebutuhan pengujian ketahanan korosi, antara lain:

  • Pengujian material logam seperti baja, aluminium, dan paduan logam.
  • Pengujian komponen otomotif seperti baut, bracket, dan komponen bodi kendaraan.
  • Pengujian komponen elektronik dan konektor logam.
  • Pengujian coating pelindung seperti cat anti-karat, electroplating, anodizing, dan pelapisan logam lainnya.
  • Pengujian produk industri yang digunakan di lingkungan dengan kelembapan tinggi atau paparan garam.
  • Pengujian kualitas produk di laboratorium riset dan fasilitas quality control industri.