HAIDA Glow-Wire Tester
HAIDA Glow-Wire Tester membantu industri mengevaluasi ketahanan material terhadap risiko penyalaan akibat panas berlebih pada komponen listrik. Alat ini mensimulasikan kondisi panas yang muncul ketika komponen mengalami gangguan termal. Selain itu, alat ini membantu pengguna menilai tingkat keamanan berbagai material non-logam. Pengguna dapat menguji plastik teknik, material isolasi, konektor listrik, dan komponen elektronik lainnya.
HAIDA mengembangkan Glow-Wire Tester untuk memenuhi kebutuhan pengujian keselamatan kebakaran pada produk listrik dan elektronik. Oleh karena itu, laboratorium dapat memperoleh data yang akurat mengenai karakteristik pembakaran material. Selain itu, perusahaan dapat memanfaatkan hasil pengujian untuk meningkatkan kualitas produk. Hasil pengujian juga membantu tim pengembangan mengurangi potensi risiko kebakaran pada tahap penggunaan.
Sistem pemanas pada alat ini menghasilkan suhu pengujian yang stabil. Sensor suhu presisi tinggi menjaga konsistensi selama proses pengujian berlangsung. Dengan demikian, operator dapat memperoleh hasil yang lebih andal. Selanjutnya, sistem kontrol memungkinkan pengguna mengatur parameter pengujian sesuai kebutuhan standar. Operator juga dapat memantau seluruh proses melalui tampilan digital yang informatif.
HAIDA menambahkan fungsi pengaturan waktu kontak dan waktu observasi pada perangkat ini. Selain itu, sistem otomatis membantu operator menjalankan prosedur pengujian secara konsisten. Fitur tersebut meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendukung akurasi hasil pengujian. Sementara itu, ruang uji memberikan area observasi yang jelas selama proses berlangsung. Operator dapat mengamati respons material terhadap paparan kawat pijar secara langsung.
Alat ini mendukung pengujian komponen elektronik, peralatan rumah tangga, sakelar, terminal, dan material isolasi. Selain itu, industri otomotif juga memanfaatkan pengujian ini untuk mengevaluasi komponen tertentu. Data pengujian membantu tim kualitas memverifikasi kesesuaian produk terhadap persyaratan keselamatan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan keandalan produk sebelum pemasaran.




