Deskripsi
EP200 Industrial Pressure Sensor with Diffused Silicon Core
Silicon Core EP200 membantu pengguna membaca tekanan pada berbagai peralatan industri. EP200 memakai sensing core berbasis silicon dan signal conditioning circuit untuk mengubah sinyal millivolt menjadi output standar. Pengguna dapat menghubungkan unit ke PLC, industrial controller, smart instrument, atau data acquisition system. Bentuknya yang ringkas juga membantu produsen saat memasukkan unit ke perangkat OEM.
Konstruksi all-metal memakai stainless steel dan diaphragm 316L. Struktur tersebut memberikan kekuatan mekanis untuk kebutuhan industri. Desain compact dan lightweight juga membantu teknisi ketika mereka membutuhkan komponen dengan ruang pemasangan terbatas.
Range dan Akurasi
EP200 menyediakan pilihan range mulai dari 0–35 kPa hingga 60 MPa. Pengguna dapat menentukan range berdasarkan kondisi kerja peralatan. Konfigurasi tersedia untuk gauge, absolute, dan sealed pressure sesuai kebutuhan sistem.
Akurasi mencapai ±0,5% F.S., sedangkan long-term stability berada pada sekitar 0,2% F.S./year. Karakteristik tersebut membantu pengguna menjaga konsistensi nilai selama pemakaian dalam jangka panjang.
Teknisi dapat menentukan range berdasarkan nilai kerja normal. Langkah tersebut membantu unit bekerja pada area pengukuran yang sesuai dan menjaga kualitas sinyal.
Output dan Integrasi
EP200 menawarkan beberapa pilihan output, yaitu 4–20 mA, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V ratiometric, dan 0,5–4,5 V non-ratiometric. Pengguna dapat menentukan sinyal berdasarkan jenis input pada perangkat penerima.
Output 4–20 mA cocok untuk PLC dan controller industri. Sebaliknya, output tegangan memberi alternatif bagi sistem dengan analog input. Produsen juga dapat menggabungkan unit dengan data acquisition system, smart instrument, atau rangkaian signal conditioning.
Catu daya mengikuti jenis output. Varian arus memakai 12–30 VDC, sedangkan konfigurasi 0,5–4,5 V memakai 5 VDC. Teknisi dapat menyesuaikan supply dengan rancangan kelistrikan perangkat.
Konstruksi dan Ketahanan
EP200 memakai stainless steel construction dengan diaphragm 316L. Material tersebut memberikan struktur kuat sekaligus mendukung kebutuhan aplikasi dengan media yang kompatibel.
Selain itu, unit mampu menghadapi getaran dan benturan yang umum muncul pada lingkungan industri. Pengujian mekanis mencakup 20 g shock dan berbagai kondisi vibration test.
EP200 juga mampu menangani setidaknya 1×10⁶ pressure cycles. Karakteristik tersebut mendukung peralatan yang mengalami perubahan tekanan secara berulang selama operasi.
Safe overload mencapai 150% F.S. Sementara itu, burst capability mengikuti konfigurasi yang dipilih. Teknisi perlu menentukan range berdasarkan kondisi aktual supaya unit tetap bekerja dalam batas yang sesuai.
Koneksi dan Instalasi
Beberapa pilihan electrical connection tersedia pada EP200, seperti DIN43650 Hirschmann, cable-out, dan M12 4-pin. Pengguna dapat menentukan konektor berdasarkan sistem yang sudah tersedia.
Pada sisi proses, pilihan mencakup G1/4, M14×1.5, NPT1/4, M16×1.5, M20×1.5, G1/2, 1/2″ NPT, dan M18×1.5 sesuai konfigurasi.
Bentuk compact membantu teknisi memasang unit pada mesin atau perangkat OEM. Produsen juga dapat menentukan jalur kabel dan rangkaian pengolah sinyal sesuai rancangan alat.
Perlindungan dan Kondisi Kerja
Housing EP200 memiliki rating IP65. Perlindungan ini membantu menjaga bagian internal dari debu dan paparan air pada kondisi pemasangan yang sesuai.
Working temperature mencapai -30°C hingga 80°C, sedangkan medium temperature berada pada -20°C hingga 80°C. Storage temperature mendukung -40°C hingga 125°C.
Material diaphragm dan sealing perlu mengikuti karakter media. Karena itu, pengguna perlu memeriksa kompatibilitas material sebelum memilih konfigurasi akhir.
Aplikasi Industri
EP200 mendukung kebutuhan process control, automotive industry, medical equipment, HVAC systems, pipeline systems, aerospace, dan aviation. Pengguna dapat mengintegrasikan unit dengan perangkat kontrol atau rangkaian elektronik sesuai kebutuhan.
Pada industri otomotif, konstruksi yang tahan getaran membantu unit menghadapi kondisi kerja kendaraan. Sistem HVAC dapat memanfaatkan hasil pengukuran untuk memantau kondisi jalur tertentu. Sementara itu, pipeline systems dapat memakai data untuk mengawasi perubahan tekanan pada titik pengukuran.
Produsen medical equipment dan smart instrument juga dapat mengolah output melalui rangkaian mereka sendiri. Fleksibilitas output serta koneksi memberi ruang bagi teknisi untuk menyesuaikan unit dengan desain perangkat.
Dengan silicon sensing core, diaphragm 316L, akurasi ±0,5% F.S., range hingga 60 MPa, beberapa pilihan output, konstruksi stainless steel, ketahanan terhadap vibration dan shock, serta IP65, EP200 memberikan solusi ringkas untuk kebutuhan instrumentasi. Giteknindo menyediakan EP200 Industrial Pressure Sensor with Diffused Silicon Core untuk process control, automotive, medical equipment, HVAC, pipeline, aerospace, dan pengembangan perangkat OEM.
Data teknis saya cocokkan dengan halaman resmi Holykell dan datasheet EP200 terbaru, termasuk range hingga 60 MPa, akurasi ±0,5% F.S., output, power supply, koneksi, IP65, temperatur, vibration/shock resistance, dan endurance ≥1×10⁶ cycles.




