Deskripsi
CYX20 Piezoresistive Differential Pressure Sensor
Differential Pressure Sensor CYX20 membantu pengguna membaca selisih tekanan antara sisi high dan low. CYX20 memakai teknologi piezoresistive untuk mengubah perubahan tekanan menjadi sinyal listrik. Rangkaian eksternal kemudian mengolah sinyal tersebut sesuai kebutuhan alat. Karena itu, produsen dapat memasukkan CYX20 ke dalam perangkat OEM, alat ukur, maupun sistem instrumentasi.
CYX20 memakai isolated diaphragm stainless steel 316L. Struktur ini menjaga sensing element dari kontak langsung dengan media. Selain itu, konstruksi tersebut memberi fleksibilitas untuk pengukuran gas dan liquid yang kompatibel dengan material sensor. Ukuran yang ringkas juga membantu teknisi saat memasukkan unit ke ruang perangkat yang terbatas.
Rentang Pengukuran
CYX20 menyediakan beberapa pilihan range. Pengguna dapat memilih 10 kPa, 20 kPa, 35 kPa, 70 kPa, 100 kPa, 200 kPa, 400 kPa, 600 kPa, 1 MPa, 2 MPa, atau 3,5 MPa. Pilihan ini membantu teknisi menyesuaikan sensor dengan kondisi kerja alat.
Selain itu, CYX20 mampu menghadapi static pressure hingga 20 MPa. Kemampuan tersebut mendukung sistem yang memberikan tekanan tinggi pada kedua sisi. Namun, teknisi tetap perlu mencocokkan range dengan kondisi operasi agar unit bekerja dalam batas yang sesuai.
Teknologi dan Material
CYX20 menggunakan isolated construction. Diaphragm 316L meneruskan perubahan gaya menuju sensing element melalui silicone oil. Dengan susunan ini, silicon die tetap terpisah dari media.
Material stainless steel 316L memberikan struktur yang kuat pada housing dan diaphragm. Pengguna juga dapat memilih O-ring BUNA atau VITON sesuai kebutuhan. Karena itu, teknisi perlu memeriksa karakteristik media sebelum menentukan material sealing.
Konstruksi tersebut juga mendukung integrasi ke berbagai perangkat OEM. Produsen dapat menggabungkan sensor dengan amplifier, filter, ADC, controller, atau rangkaian signal conditioning sesuai desain alat.
Output dan Performa
CYX20 menghasilkan full-scale output 100 mV. Sistem memakai constant current supply dengan excitation sekitar 1,5 mA. Sinyal tersebut memberi ruang bagi produsen untuk membangun rangkaian pengolahan data sendiri.
Non-linearity mencapai 0,2% F.S. typical dan maksimum 0,5% F.S. Hysteresis berada pada 0,05% F.S. typical dengan maksimum 0,1% F.S. Sementara itu, repeatability mencapai 0,05% F.S. typical dan maksimum 0,1% F.S.
Long-term stability mencapai ±0,10% F.S. per tahun. Kemudian, sensor mampu menangani lebih dari 1×10⁸ pressure cycles pada kondisi 25°C. Karakteristik tersebut mendukung pemakaian pada sistem yang mengalami perubahan tekanan berulang.
Respons dan Kompensasi Temperatur
CYX20 memberikan respons cepat untuk mengikuti perubahan nilai pada sistem. Selain itu, Holykell menyediakan temperature compensation pada 0–50°C dan opsi hingga 80°C.
Teknisi dapat memakai parameter temperatur tersebut saat menentukan konfigurasi. Pada range 10 kPa, zero temperature drift mencapai ±0,4% F.S. typical dan maksimum ±1,6% F.S. Untuk range ≥35 kPa, nilainya menjadi ±0,15% F.S. typical dan maksimum ±0,8% F.S.
Karena karakteristik tersebut berubah mengikuti range, pengguna perlu mempertimbangkan kondisi temperatur saat memilih unit. Dengan demikian, konfigurasi dapat mengikuti kebutuhan alat secara lebih tepat.
Koneksi dan Integrasi OEM
CYX20 memakai flexible rubber wire untuk koneksi listrik. Jalur kabel membawa supply dan sinyal menuju rangkaian eksternal. Teknisi perlu mengikuti identifikasi high side dan low side ketika memasang unit.
Produsen OEM dapat menghubungkan sensor dengan display, controller, data acquisition, atau perangkat pengolah sinyal. Selanjutnya, rangkaian eksternal dapat mengubah sinyal 100 mV menjadi format yang sesuai dengan sistem.
Bentuk OEM juga memberi keleluasaan kepada produsen untuk menentukan fungsi tambahan. Misalnya, produsen dapat menambahkan filtering, amplification, alarm, atau komunikasi tanpa mengubah elemen sensing utama.
Aplikasi
CYX20 cocok untuk industrial process control, gas dan liquid measurement, pressure checking meter, pressure calibrator, serta Ventura dan eddy-current flow meter. Pada alat ukur, sensor membaca selisih tekanan lalu rangkaian memproses sinyalnya menjadi data.
Untuk pressure checking meter dan calibrator, produsen dapat menggabungkan CYX20 dengan rangkaian pembacaan yang mereka kembangkan. Sementara itu, sistem flow dapat memanfaatkan perubahan nilai antara sisi high dan low sebagai salah satu parameter pengukuran.
Dengan teknologi piezoresistive, diaphragm 316L, output 100 mV, static pressure hingga 20 MPa, beberapa pilihan range, serta stabilitas jangka panjang, CYX20 menawarkan solusi ringkas untuk kebutuhan OEM. Giteknindo menyediakan CYX20 Piezoresistive Differential Pressure Sensor untuk kebutuhan instrumentasi, alat ukur, process control, dan pengembangan perangkat OEM.




