Worldsensing menghadirkan 4G Rugged Gateway sebagai outdoor LoRa gateway kelas operator yang menjadi pusat komunikasi utama untuk jaringan pemantauan nirkabel. Gateway ini menggabungkan konektivitas backhaul 4G dan Ethernet untuk mentransmisikan data dari berbagai edge device Worldsensing ke platform manajemen. Dengan desain ruggedized IP68 dan kemampuan menjangkau hingga 15 km. Perangkat ini ideal untuk proyek konstruksi, tambang terbuka, bendungan tailing, jembatan, bangunan, dan jalur kereta api di lokasi terpencil sekalipun.
Pusat Komunikasi untuk Jaringan Pemantauan
4G Rugged Gateway berfungsi sebagai hub komunikasi inti yang menghubungkan ratusan edge device Worldsensing dalam satu jaringan. Gateway ini menerima data dari sensor-sensor di lapangan melalui komunikasi radio LoRa/LoRaWAN, kemudian meneruskannya ke platform manajemen melalui koneksi backhaul 4G atau Ethernet. Perangkat ini mampu mengelola jutaan pesan dua arah setiap harinya, memastikan aliran data yang lancar dari sensor ke pusat analisis. Dengan skalabilitas tinggi, satu gateway dapat menangani hingga 30 pesan per menit untuk deployment Edge, sementara deployment multi-gateway dengan Cloud Gateway dapat mencapai 300 pesan per menit.
Jangkauan Luar Biasa hingga 15 km
Gateway ini menggunakan teknologi LoRa/LoRaWAN dengan multi-spreading factor untuk memberikan cakupan radio yang luar biasa hingga 15 km di area terbuka. Sensitivitas penerima mencapai -141 dBm (SF12), memungkinkan komunikasi yang andal bahkan di medan yang sulit. Gateway mendukung pita frekuensi ISM sub-GHz unlicensed untuk semua wilayah internasional. Fleksibilitas frekuensi ini menjadikan gateway solusi global untuk berbagai proyek pemantauan di seluruh dunia.
Dua Varian untuk Kebutuhan Berbeda
Worldsensing menyediakan dua varian 4G Rugged Gateway untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasional pengguna. 4G Rugged Gateway Edge hadir dengan CMT Edge yang tertanam di dalam perangkat, memungkinkan pengguna mengoperasikan jaringan, perangkat, dan data secara lokal melalui Ethernet atau 4G. Varian ini ideal untuk deployment single-net yang independen dan tidak memerlukan koneksi internet terus-menerus. Sementara itu, 4G Rugged Gateway Cloud dirancang untuk deployment multi-net dengan redundansi data. Jika satu gateway gagal terhubung, data dari edge device akan dialihkan melalui gateway alternatif dalam jaringan ke CMT Cloud. Pengguna dapat mengelola banyak jaringan, perangkat, dan data dari satu antarmuka terpadu di CMT Cloud.
Desain Tangguh untuk Lingkungan Ekstrem
4G Rugged Gateway hadir dalam enclosure IP68 yang tahan air dan debu, dirancang khusus untuk kondisi lapangan yang keras. Perangkat ini beroperasi pada suhu -40°C hingga +60°C, menjadikannya andal di berbagai iklim ekstrem. Antena internal terintegrasi mencakup GPS, 4G, dan LoRa dengan peak gain 2,6 dBi, dengan opsi antena eksternal untuk kebutuhan jangkauan tambahan. Konsumsi daya rata-rata hanya 4,5 W dengan opsi daya PoE (Mode A dan B sesuai 802.3af) atau melalui USB-C. Gateway dilengkapi dengan interface Ethernet waterproof RJ45, slot Mini SIM Card waterproof untuk konektivitas 4G dengan modul Worldwide yang memiliki fallback 3G/2G, serta port USB-C untuk akses lokal.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi 4G Rugged Gateway Worldsensing di situs resmi Worldsensing.




