Worldsensing menghadirkan Vibration Meter sebagai sensor nirkabel yang mengotomatiskan pengumpulan data untuk pemantauan getaran jangka panjang dan berkelanjutan. Perangkat ini mengukur getaran yang merambat melalui tanah dan struktur, memberikan data penting bagi insinyur sipil, kontraktor, dan konsultan geoteknik. Vibration Meter menggunakan akselerometer MEMS 3 sumbu presisi tinggi dengan algoritma edge yang mendeteksi saat parameter getaran melewati ambang batas sesuai ketentuan.
Empat Mode Operasi untuk Berbagai Kebutuhan
Vibration Meter menawarkan empat mode operasi yang bisa custom konfigurasi untuk memenuhi berbagai skenario pemantauan.
- Mode PPV (Particle Peak Velocity) memproses getaran dalam satuan kecepatan, memberikan nilai PPV dan frekuensi dominan yang menjadi indikator kunci dalam pemantauan geoteknik.
- Mode MTVV (Maximum Transient Vibration Value) mengevaluasi kenyamanan manusia di dalam bangunan yang terpengaruh getaran dari aktivitas konstruksi, pertambangan, atau operasi infrastruktur, berdasarkan standar ISO 2631-2.
- Mode PGA (Peak Ground Acceleration) menganalisis akselerasi getaran untuk menentukan PGA, metrik inti dalam penilaian intensitas seismik yang digunakan dalam rekayasa gempa.
- Mode PSA (Power Spectrum Average) mengidentifikasi frekuensi struktural dominan dengan merata-ratakan banyak pengamatan getaran, ideal untuk menilai kesehatan struktur.
Akurasi dan Jangkauan Pengukuran
Vibration Meter mengandalkan akselerometer MEMS 3 sumbu presisi tinggi dengan tingkat sampling yang dapat dikonfigurasi dari sinyal 4 kHz. Noise floor mencapai 22,5 μg/√Hz untuk varian Vibration-IHP dan Vibration-XHP, serta 75 μg/√Hz untuk Vibration-IR. Pita frekuensi asli mencakup DC hingga 1000 Hz. Akurasi berada dalam 5% antara 4 hingga 100 Hz. Perangkat ini tersedia dalam dua varian antena: eksternal untuk pemantauan struktural, pemetaan intensitas seismik, dan penilaian getaran kenyamanan bangunan, atau internal untuk penilaian bangunan dan struktur umum.
Komunikasi Nirkabel Jarak Jauh
Vibration Meter menggunakan komunikasi radio LoRa untuk mentransmisikan data secara nirkabel ke gateway. Jangkauan komunikasi mencapai hingga 15 km di area terbuka. Perangkat ini kompatibel dengan konfigurasi single-net dan multi-net Worldsensing. Pengguna dapat mengonfigurasi perangkat secara lokal melalui Worldsensing App atau secara remote menggunakan CMT Edge untuk deployment single-net dan CMT Cloud untuk deployment multi-net.
Daya Tahan Baterai dan Ketahanan Lingkungan
Vibration Meter menggunakan satu baterai D-size 3,6V yang dapat diganti pengguna. Masa pakai baterai mencapai hingga 2 tahun dengan periode pelaporan 30 menit. Dengan mode peringatan aktif dan skenario getaran yang memicu pesan 2-3 kali per minggu. Perangkat ini memiliki tingkat perlindungan IP68 dan beroperasi pada suhu -40°C hingga 80°C, sehingga cocok untuk berbagai kondisi lingkungan ekstrem.
Penyimpanan Data dan Mode Peringatan
Vibration Meter menyimpan data mentah mode spesifik, seperti bentuk gelombang untuk PPV, di memori internal perangkat untuk kejadian yang relevan. Oleh karena itu, pengguna dapat mengunduh data melalui koneksi lokal atau Bluetooth melalui Worldsensing App. Untuk mode peringatan menggunakan ambang batas sekunder untuk melaporkan kejadian sangat kritis secara otomatis dalam periode pelaporan yang lebih pendek.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi Vibration Meter Worldsensing di situs resmi Worldsensing.




