Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Vibration Meter Worldsensing

Jika anda berminat untuk membeli alat Vibration Meter Worldsensing yang disediakan oleh Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Worldsensing menghadirkan Vibration Meter sebagai sensor nirkabel yang mengotomatiskan pengumpulan data untuk pemantauan getaran jangka panjang dan berkelanjutan. Perangkat ini mengukur getaran yang merambat melalui tanah dan struktur, memberikan data penting bagi insinyur sipil, kontraktor, dan konsultan geoteknik. Vibration Meter menggunakan akselerometer MEMS 3 sumbu presisi tinggi dengan algoritma edge yang mendeteksi saat parameter getaran melewati ambang batas sesuai ketentuan.

Empat Mode Operasi untuk Berbagai Kebutuhan

Vibration Meter menawarkan empat mode operasi yang bisa custom konfigurasi untuk memenuhi berbagai skenario pemantauan.

  • Mode PPV (Particle Peak Velocity) memproses getaran dalam satuan kecepatan, memberikan nilai PPV dan frekuensi dominan yang menjadi indikator kunci dalam pemantauan geoteknik.
  • Mode MTVV (Maximum Transient Vibration Value) mengevaluasi kenyamanan manusia di dalam bangunan yang terpengaruh getaran dari aktivitas konstruksi, pertambangan, atau operasi infrastruktur, berdasarkan standar ISO 2631-2.
  • Mode PGA (Peak Ground Acceleration) menganalisis akselerasi getaran untuk menentukan PGA, metrik inti dalam penilaian intensitas seismik yang digunakan dalam rekayasa gempa.
  • Mode PSA (Power Spectrum Average) mengidentifikasi frekuensi struktural dominan dengan merata-ratakan banyak pengamatan getaran, ideal untuk menilai kesehatan struktur.

Akurasi dan Jangkauan Pengukuran

Vibration Meter mengandalkan akselerometer MEMS 3 sumbu presisi tinggi dengan tingkat sampling yang dapat dikonfigurasi dari sinyal 4 kHz. Noise floor mencapai 22,5 μg/√Hz untuk varian Vibration-IHP dan Vibration-XHP, serta 75 μg/√Hz untuk Vibration-IR. Pita frekuensi asli mencakup DC hingga 1000 Hz. Akurasi berada dalam 5% antara 4 hingga 100 Hz. Perangkat ini tersedia dalam dua varian antena: eksternal untuk pemantauan struktural, pemetaan intensitas seismik, dan penilaian getaran kenyamanan bangunan, atau internal untuk penilaian bangunan dan struktur umum.

Komunikasi Nirkabel Jarak Jauh

Vibration Meter menggunakan komunikasi radio LoRa untuk mentransmisikan data secara nirkabel ke gateway. Jangkauan komunikasi mencapai hingga 15 km di area terbuka. Perangkat ini kompatibel dengan konfigurasi single-net dan multi-net Worldsensing. Pengguna dapat mengonfigurasi perangkat secara lokal melalui Worldsensing App atau secara remote menggunakan CMT Edge untuk deployment single-net dan CMT Cloud untuk deployment multi-net.

Daya Tahan Baterai dan Ketahanan Lingkungan

Vibration Meter menggunakan satu baterai D-size 3,6V yang dapat diganti pengguna. Masa pakai baterai mencapai hingga 2 tahun dengan periode pelaporan 30 menit. Dengan mode peringatan aktif dan skenario getaran yang memicu pesan 2-3 kali per minggu. Perangkat ini memiliki tingkat perlindungan IP68 dan beroperasi pada suhu -40°C hingga 80°C, sehingga cocok untuk berbagai kondisi lingkungan ekstrem.

Penyimpanan Data dan Mode Peringatan

Vibration Meter menyimpan data mentah mode spesifik, seperti bentuk gelombang untuk PPV, di memori internal perangkat untuk kejadian yang relevan. Oleh karena itu, pengguna dapat mengunduh data melalui koneksi lokal atau Bluetooth melalui Worldsensing App. Untuk mode peringatan menggunakan ambang batas sekunder untuk melaporkan kejadian sangat kritis secara otomatis dalam periode pelaporan yang lebih pendek.

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi Vibration Meter Worldsensing di situs resmi Worldsensing.

Spesifikasi

Spesifikasi Detail
Model Vibration Meter (LSG7ACL-BILH-VIB / LSG7ACL-BILR-VIB)
Merek Worldsensing
Sensor Utama 3-axis MEMS accelerometer
Sensor Sekunder Temperature sensor, relative humidity sensor
Mode Operasi MTVV, PPV, PGA, PSA
Original Sampling Rate 4 kHz
Original Frequency Band DC – 1000 Hz
Noise Floor 22,5 μg/√Hz (Vibration-IHP/XHP), 75 μg/√Hz (Vibration-IR)
Accuracy Within 5% between 4 and 100 Hz
PPV Range (Vibration-IHP) 0-30 mm/s (1-100 Hz), 0-60 mm/s (1-100 Hz), 0-120 mm/s (1-100 Hz), 0-50 mm/s (1-250 Hz)
PPV Range (Vibration-IR) 0-120 mm/s (1-250 Hz), 0-200 mm/s (1-250 Hz), 0-200 mm/s (1-315 Hz)
MTVV Acceleration Range ±2 g
MTVV LAW Range <100 dB
PGA Raw Acceleration Range ±2 g
PGA Internal Resolution 3,9 µg
PGA Output Resolution 0,1 mg
Data Transmission LoRa radio communications (ISM sub GHz)
Jangkauan Komunikasi Hingga 15 km (area terbuka)
Sumber Daya 1 x 3.6 V D-size replaceable battery
Masa Pakai Baterai Hingga 2 tahun (periode pelaporan 30 menit)
Varian Antena Eksternal (Vibration-XHP/IHP) atau Internal (Vibration-IR)
Suhu Operasi -40°C hingga 80°C
Tingkat Perlindungan IP68
Konfigurasi Worldsensing App, CMT Edge, CMT Cloud
Standar Kepatuhan DIN4150-3, BS7385-2
Aplikasi Utama Pemantauan getaran struktural, penilaian dampak konstruksi, kenyamanan bangunan, analisis seismik

Fitur Unggulan

  • Empat Mode Operasi: PPV untuk kecepatan partikel puncak, MTVV untuk kenyamanan manusia (ISO 2631-2), PGA untuk akselerasi puncak tanah, dan PSA untuk analisis frekuensi struktur.
  • Akselerometer MEMS 3 Sumbu Presisi Tinggi: Sensor berkualitas tinggi dengan tingkat sampling dari sinyal 4 kHz dan pita frekuensi DC-1000 Hz.
  • Noise Floor Rendah: 22,5 μg/√Hz untuk varian Vibration-IHP dan Vibration-XHP, serta 75 μg/√Hz untuk Vibration-IR.
  • Dua Varian Antena: Antena eksternal untuk aplikasi presisi tinggi dan antena internal untuk penilaian bangunan dan struktur umum.
  • Jangkauan Komunikasi 15 km: Transmisi data jarak jauh melalui jaringan LoRa Worldsensing di area terbuka.
  • Masa Pakai Baterai Hingga 2 Tahun: Operasi mandiri jangka panjang dengan baterai D-size yang dapat diganti.
  • Mode Peringatan Cerdas: Ambang batas sekunder untuk melaporkan kejadian kritis secara otomatis dengan periode pelaporan lebih pendek.
  • Tahan Lingkungan Ekstrem: Tingkat perlindungan IP68 dan suhu operasi -40°C hingga 80°C.
  • Penyimpanan Data Lokal: Menyimpan data mentah untuk kejadian relevan di memori internal, dapat diunduh via Bluetooth.
  • Kepatuhan Standar: Memenuhi DIN4150-3 dan BS7385-2 untuk integritas bangunan.
  • Konfigurasi Nirkabel: Pengaturan perangkat melalui Worldsensing App, CMT Edge, atau CMT Cloud.

Aplikasi

Vibration Meter Worldsensing memiliki beragam aplikasi di berbagai sektor pemantauan struktural dan geoteknik. Berikut adalah beberapa skenario aplikasi utama:

Pemantauan Dampak Getaran Akibat Konstruksi

Kontraktor dan insinyur menggunakan Vibration Meter untuk memantau dampak getaran dari aktivitas konstruksi terhadap bangunan di sekitarnya. Perangkat ini membantu memastikan bahwa tingkat getaran tetap di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh standar seperti DIN4150-3 dan BS7385-2. Dengan pemantauan real-time, tim proyek dapat menghentikan atau menyesuaikan pekerjaan jika getaran melewati batas aman, mencegah kerusakan struktur dan klaim hukum.

Penilaian Kenyamanan Bangunan

Insinyur menggunakan mode MTVV untuk mengevaluasi kenyamanan manusia di dalam bangunan yang terpengaruh getaran dari lalu lintas, kereta api, atau aktivitas industri. Berdasarkan standar ISO 2631-2, sensor ini mengukur getaran yang dirasakan oleh penghuni bangunan, membantu memastikan lingkungan yang aman dan nyaman.

Pemantauan Kesehatan Struktural Jembatan dan Terowongan

Insinyur struktur menggunakan Vibration Meter untuk memantau respons dinamis jembatan, terowongan, dan infrastruktur kritis lainnya. Mode PPV dan PSA membantu mengidentifikasi frekuensi alami struktur dan mendeteksi perubahan yang mengindikasikan potensi kerusakan atau degradasi. Data ini memungkinkan perencanaan perawatan yang proaktif dan perpanjangan umur pakai struktur.

Analisis Intensitas Seismik dan Gempa

Peneliti dan insinyur gempa menggunakan mode PGA untuk menganalisis akselerasi puncak tanah selama kejadian seismik. Data PGA sangat penting untuk menilai intensitas gempa dan merancang struktur tahan gempa. Vibration Meter dapat digunakan dalam jaringan pemantauan seismik untuk memberikan peringatan dini dan data pasca-gempa.

Pemantauan Getaran di Tambang dan Galian

Perusahaan tambang menggunakan Vibration Meter untuk memantau getaran akibat peledakan dan operasi penambangan. Perangkat ini membantu memastikan kepatuhan terhadap regulasi getaran dan melindungi infrastruktur di sekitar area tambang.

Studi Kasus: Pemantauan Getaran Proyek Terowongan Kereta Api

Sebuah proyek pembangunan terowongan kereta api bawah tanah di Eropa menggunakan Vibration Meter Worldsensing untuk memantau dampak getaran terhadap bangunan bersejarah di atas terowongan. Tim memasang sensor di 20 lokasi strategis di sekitar bangunan yang dilindungi. Dengan mode PPV, sensor mengukur kecepatan partikel puncak dan frekuensi dominan secara real-time. Data dikirim melalui jaringan LoRa ke gateway dan dianalisis menggunakan CMT Cloud. Ketika getaran mendekati ambang batas yang ditentukan oleh standar DIN4150-3, sistem mengirimkan peringatan otomatis kepada tim proyek. Tim segera menyesuaikan metode pengeboran untuk mengurangi getaran, mencegah potensi kerusakan pada bangunan bersejarah. Pemantauan berkelanjutan ini memungkinkan proyek berjalan sesuai jadwal sambil memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan melindungi warisan budaya.