Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Vibrating Wire Data Logger Worldsensing G7

Jika anda berminat untuk membeli alat Vibrating Wire Data Logger Worldsensing G7 yang disediakan oleh Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Worldsensing menghadirkan G7 Vibrating Wire Data Logger sebagai perangkat IoT nirkabel untuk akuisisi data dari sensor vibrating wire secara otomatis dan efisien. Alat ini menghubungkan instrumen seperti piezometer, load cell, strain gauge, dan pressure cells secara nirkabel ke sistem pemantauan Anda. Dengan G7, pengguna dapat mengotomatisasi pengumpulan data dari berbagai sensor di lokasi proyek konstruksi, tambang, atau infrastruktur tanpa harus menarik kabel panjang. Perangkat ini tersedia dalam varian 1, 2, dan 6 kanal, serta opsi RCR dengan antena internal untuk aplikasi penanaman dalam beton.

Prinsip Kerja dan Jangkauan Komunikasi

G7 Vibrating Wire Data Logger mengubah cara insinyur dan kontraktor memantau struktur dan tanah. Perangkat ini membaca frekuensi sinyal vibrating wire dari berbagai sensor di pasaran, kemudian mengirimkan data melalui jaringan LoRa Worldsensing ke gateway terdekat. Jangkauan komunikasi mencapai hingga 15 km di area terbuka dan 4 km di terowongan, memungkinkan pemantauan jarak jauh yang andal. Akhirnya, pengguna dapat mengonfigurasi perangkat melalui Worldsensing App, CMT Edge, atau CMT Cloud.

Pilihan Kanal dan Varian

G7 hadir dengan tiga pilihan kanal:

  • 1 kanal untuk aplikasi sederhana seperti crack meter atau weir monitor
  • 2 kanal untuk konfigurasi sensor ganda
  • 6 kanal untuk pemantauan multi-sensor pada area luas seperti tailings dam atau terowongan.

Varian RCR (Remote Concrete Radar) dengan antena internal sangat cocok untuk ditanam dalam beton pracetak pada proyek terowongan atau struktur bawah tanah. Perangkat ini juga lengkap dengan sensor sekunder terintegrasi seperti motion detection, barometer, sensor suhu, dan sensor kelembaban.

Mode Operasi Cerdas

G7 menawarkan berbagai mode operasi canggih yang membantu pengguna mengoptimalkan alur kerja dan memperpanjang masa pakai baterai. Pertama, mode Periodic mengambil pembacaan secara berkala sesuai jadwal yang ditentukan. Kedua, mode Triggered Measurements (TMM) menggunakan sensor deteksi gerakan bawaan untuk mendeteksi aktivitas dari perubahan sudut absolut, kecepatan sudut, atau akselerasi. Saat terdeteksi pergerakan signifikan, sistem memicu sensor utama untuk mengambil pengukuran detail tepat saat dibutuhkan. Kemudian, pengguna dapat menyesuaikan kapan dan berapa banyak pengukuran diambil, serta mengatur jeda dan periode cooldown. Pada akhirnya, mode cerdas ini mengurangi transmisi data yang tidak perlu, menjaga konsumsi baterai tetap rendah, dan fokus pada pergerakan yang paling penting.

Akurasi Pengukuran dan Kompatibilitas Universal

G7 Vibrating Wire Data Logger mendukung metode pengukuran dengan algoritma tertanam yang meningkatkan kekebalan terhadap noise. Gelombang eksitasi ±5 V dan rentang pengukuran 300 hingga 7000 Hz dengan resolusi <0,01 Hz memastikan akurasi data yang tinggi. Perangkat ini kompatibel dengan semua sensor vibrating wire dari berbagai merek terkemuka di dunia. Worldsensing telah menjadi pelopor dalam menghubungkan sensor vibrating wire dari berbagai merek secara nirkabel.

Daya Tahan Baterai dan Ketahanan Lingkungan

Dengan baterai 3,6V D-size Li-SOCl2, G7 dapat beroperasi tanpa perawatan hingga 15 tahun tergantung periode pelaporan. Periode pelaporan dapat diatur dari 30 detik hingga 24 jam. Perangkat ini memiliki tingkat perlindungan IP68 dan beroperasi pada suhu -40°C hingga 80°C, sehingga cocok untuk kondisi lingkungan ekstrem. Pengguna dapat mengonfigurasi perangkat secara nirkabel melalui Worldsensing App atau melalui koneksi USB-C.

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi G7 Vibrating Wire Data Logger di situs resmi Worldsensing.

Spesifikasi

Spesifikasi Detail
Model G7 Vibrating Wire Data Logger
Merek Worldsensing
Tipe Input Vibrating wire dan thermistor per kanal
Varian Kanal 1, 2, 6 kanal (eksternal antenna); 2, 6 kanal RCR (internal antenna)
Metode Pengukuran Algoritma embedded untuk imunitas noise
Gelombang Eksitasi ±5 V
Rentang Pengukuran 300 – 7000 Hz
Resolusi <0,01 Hz
Sensor Sekunder Motion detection, barometer, suhu, kelembaban
Mode Operasi Periodic mode, Triggered Measurements Mode (TMM)
Sumber Daya 3.6V D-size LSH20 Li-SOCl2 battery cell
Perkiraan Masa Pakai Baterai Hingga 15 tahun (tergantung periode pelaporan)
Periode Pelaporan 30 detik – 24 jam
Suhu Operasi -40°C hingga 80°C
Tingkat Perlindungan IP68
Perlindungan Surge IEC61000-4-5, Class 2
Konfigurasi Worldsensing App, CMT Edge, CMT Cloud
Konektivitas LoRa, Bluetooth, USB-C
Jangkauan Radio Hingga 15 km (open sight), 4 km (terowongan), 2 km (manhole)
Kompatibilitas Sensor Semua sensor vibrating wire di pasaran (0-3000 Hz)

Fitur Unggulan

  • Varian 1, 2, dan 6 Kanal: Tersedia dalam konfigurasi 1, 2, atau 6 kanal untuk menyesuaikan dengan jumlah sensor yang dibutuhkan.
  • Varian RCR dengan Antena Internal: Varian 6 dan 2 kanal RCR dengan antena internal dirancang untuk ditanam dalam beton pracetak.
  • Masa Pakai Baterai Hingga 15 Tahun: Operasi tanpa perawatan dengan baterai 3.6V D-size Li-SOCl2, menghemat biaya perawatan jangka panjang.
  • Mode Triggered Measurements (TMM): Sensor deteksi gerakan memicu pengukuran saat terjadi pergerakan signifikan, menghemat baterai dan fokus pada data penting.
  • Sensor Sekunder Terintegrasi: Dilengkapi motion detection, barometer, sensor suhu, dan sensor kelembaban untuk memantau kondisi perangkat.
  • Jangkauan Komunikasi Luas: Hingga 15 km di area terbuka, 4 km di terowongan, dan 2 km di manhole.
  • Kompatibilitas Universal: Kompatibel dengan semua sensor vibrating wire dari berbagai merek terkemuka di dunia.
  • Tahan Lingkungan Ekstrem: Tingkat perlindungan IP68 dan suhu operasi -40°C hingga 80°C.
  • Konfigurasi Nirkabel & USB-C: Pengaturan perangkat melalui Worldsensing App atau koneksi USB-C.
  • Perlindungan Surge: Memenuhi standar IEC61000-4-5, Class 2 untuk perlindungan terhadap lonjakan listrik.
  • Integrasi Cloud & Edge: Data dapat dikirim ke CMT Edge untuk deployment lokal atau CMT Cloud untuk multi-proyek.

Aplikasi

G7 Vibrating Wire Data Logger memiliki beragam aplikasi di berbagai sektor geoteknik, struktural, dan pemantauan proses jarak jauh. Berikut adalah beberapa skenario aplikasi utama:

Pemantauan Tekanan Air Pori dan Level Air Tanah

Insinyur menghubungkan piezometer dan multi-point piezometer dari berbagai merek ke G7 Vibrating Wire Data Logger. Varian 1, 2, atau 6 kanal memungkinkan transmisi data dari berbagai konfigurasi sensor. Data tekanan air pori membantu memantau stabilitas tanggul, bendungan, dan lereng.

Pemantauan Tekanan Total pada Tailing Dam

Pressure cells pada berbagai orientasi dan piezometer terhubung ke G7 6 kanal untuk menginterpretasikan perilaku paste backfilling dan beban pada barricade. Pemantauan ini sangat kritis untuk keselamatan tailings dam dan kepatuhan terhadap regulasi.

Pemantauan Regangan dan Tegangan pada Terowongan

G7 6 kanal terhubung ke strain gauge vibrating wire yang dilas ke steel arch support atau ditanam dalam shotcrete untuk mengukur regangan jangka panjang pada elemen struktural. Data ini membantu insinyur menilai keamanan terowongan selama konstruksi dan operasi.

Pemantauan Pergerakan Tanah dan Lereng

Konsultan geoteknik menggunakan G7 dengan extensometers dan in-place extensometers (IPX) dari berbagai merek untuk memantau pergerakan horizontal dan vertikal tanah. G7 1 kanal juga dapat terhubung ke crack meter untuk memantau pergerakan retakan pada permukaan lereng.

Pemantauan Beban pada Rock Bolt dan Ground Anchor

Insinyur tambang dan terowongan menggunakan G7 6 kanal atau Piconode untuk memantau beban pada load cell berbasis strain gauge resistif. Pemantauan ini memastikan fungsionalitas sistem angkur sepanjang siklus hidupnya, termasuk load test dan stressing works.

Studi Kasus: Pemantauan Terowongan Metro dengan RCR

Sebuah proyek pembangunan terowongan metro menggunakan varian RCR (Remote Concrete Radar) dari G7 Vibrating Wire Data Logger yang ditanam langsung dalam beton pracetak segmen terowongan. Segmen beton pracetak diproduksi di pabrik dan data logger tertanam di dalamnya sebelum dikirim ke lokasi proyek. Setelah segmen terpasang di terowongan, data logger mulai mengirimkan data dari strain gauge dan pressure cells secara nirkabel melalui jaringan LoRa. Dengan antena internal yang kuat, perangkat ini dapat mentransmisikan data hingga 400 meter dalam kondisi normal dan hingga 3 kilometer dengan visibilitas baik di terowongan. Sistem ini membantu para ahli menilai kekuatan struktural setiap segmen beton secara real-time, meningkatkan keselamatan konstruksi dan mengurangi risiko kegagalan struktural.