Proceq Resipod merupakan concrete resistivity meter canggih untuk pengujian resistivitas listrik beton secara cepat dan non-destruktif. Screening Eagle mengembangkan alat ini sebagai solusi all-in-one dengan probe Wenner 4-titik terintegrasi yang dirancang untuk mengukur resistivitas permukaan beton baik di laboratorium maupun di lapangan. Resipod hadir untuk menilai risiko korosi tulangan, mengevaluasi durabilitas beton, mengontrol kualitas campuran, serta memantau efektivitas perawatan beton. Selain itu, Resipod terhubung langsung ke perangkat melalui koneksi USB. Pengguna pun dapat mentransfer data dengan mudah ke PC untuk analisis lebih lanjut.
Teknologi Wenner probe pada Resipod bekerja dengan mengalirkan arus listrik melalui empat elektroda yang ditempatkan pada permukaan beton. Perbedaan potensial yang terukur menghasilkan nilai resistivitas yang berkorelasi langsung dengan permeabilitas beton. Hasil pengukuran berupa nilai resistivitas dalam satuan kΩcm dengan rentang pengukuran hingga 1000 kΩcm dan resolusi tertinggi di kelasnya, yaitu ±0.2 kΩcm dengan arus nominal 200 μA. Resipod tersedia dalam dua varian jarak probe, yaitu 38 mm merancang khusus untuk standar AASHTO T358-15 dan 50 mm yang sangat rekomendasi untuk pengujian beton umum di lapangan. Selanjutnya, desain yang ringkas dengan bobot hanya 318 gram dan konstruksi kedap air (waterproof) memudahkan proses pengujian di berbagai kondisi lingkungan, baik di laboratorium maupun di lokasi proyek yang menantang. Layar pada instrumen menampilkan hasil pengukuran secara langsung dengan fungsi hold, save, dan delete yang memudahkan pengelolaan data di lapangan.
Mengapa Memilih Proceq Resipod?
Screening Eagle mengembangkan Resipod sebagai concrete resistivity meter yang mengutamakan akurasi, kemudahan penggunaan, dan fleksibilitas.
Pertama, teknologi 4-point Wenner probe terintegrasi memberikan pengukuran resistivitas yang akurat dan andal. Kedua, resolusi tertinggi di kelasnya (±0.2 kΩcm) memastikan hasil pengukuran yang presisi. Ketiga, dua pilihan jarak probe (38 mm dan 50 mm) memberikan fleksibilitas untuk berbagai standar dan aplikasi. Keempat, desain ringkas dan kedap air memungkinkan pengujian di berbagai kondisi lingkungan. Kelima, perangkat lunak ResipodLink menyediakan manajemen data yang mudah dan export data dalam berbagai format. Keenam, daya tahan baterai >50 jam mendukung pekerjaan lapangan yang panjang. Ketujuh, kepatuhan terhadap standar internasional (AASHTO T358-15, ASTM 1876, CSA A23.2-19, EN 12390-19:2021) memastikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Kedelapan, dibuat di Swiss dengan kualitas dan presisi tinggi.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Resipod membantu insinyur, kontraktor, dan peneliti memperoleh data resistivitas beton secara cepat, akurat, dan andal.
Aplikasi Proceq Resipod di Dunia Nyata
Insinyur menggunakan Resipod untuk menilai risiko korosi pada tulangan baja di struktur beton. Resistivitas beton yang rendah mengindikasikan tingginya risiko korosi karena ion klorida dan kelembaban dapat dengan mudah menembus beton. Sebaliknya, resistivitas yang tinggi menunjukkan beton yang lebih tahan terhadap korosi. Pengukuran resistivitas membantu insinyur mengidentifikasi area kritis yang memerlukan perbaikan atau perlindungan tambahan.
Selain itu, kontraktor memanfaatkan Resipod untuk kontrol kualitas beton selama proses konstruksi. Pengujian resistivitas memberikan indikasi langsung tentang permeabilitas beton, yang merupakan faktor kunci dalam durabilitas jangka panjang. Dengan pengujian yang cepat dan non-destruktif, kontraktor dapat memantau konsistensi kualitas beton secara real-time dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Di sisi lain, peneliti material menggunakan Resipod untuk mengevaluasi kinerja material semen alternatif dan bahan tambahan (SCM). Bulk resistivity testing dengan Resipod memungkinkan penilaian perkembangan mikro struktur beton secara akurat. Penelitian menunjukkan bahwa bulk resistivity testing dengan Resipod memiliki variabilitas rendah, dengan koefisien variasi mendekati 3% pada hari ke-7 dan ke-28 dalam kondisi standar.
Resipod juga efektif untuk memeriksa distribusi serat baja pada beton bertulang serat (SFRC). Pengukuran resistivitas listrik dapat mengkarakterisasi variasi sifat listrik pada beton bertulang serat logam secara non-destruktif, menjadikan Resipod alat yang sempurna untuk aplikasi ini.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat panduan teknis, pembaruan firmware, serta dokumentasi resmi Proceq Resipod di situs resmi Screening Eagle.





