Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Subsurface Mapping GPR GS9000 Proceq Multichannel

Jika Anda berminat untuk membeli Subsurface Mapping GPR GS9000 Proceq Multichannel yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Global Intan Teknindo

Subsurface Mapping GPR GS9000 adalah sistem Ground Penetrating Radar (GPR) multichannel paling efisien dengan visualisasi 3D real-time. Proceq merancang GS9000 untuk memberikan pemetaan bawah tanah beresolusi tinggi dengan cakupan area yang luas dalam waktu singkat. Alat ini ideal untuk deteksi utilitas, inspeksi infrastruktur, survei geoteknik, dan berbagai aplikasi lainnya.

GS9000 dilengkapi dengan dua modul array yang dapat dipertukarkan (interchangeable array modules). Modul GX1 dengan frekuensi 500-3000 MHz, 35+15 channel, scan width 0.85 m, dan scan rate 27,500 scans/s untuk resolusi tinggi pada kedalaman dangkal. Modul GX2 dengan frekuensi 30-750 MHz, 11 channel, scan width 0.82 m, dan scan rate 22,000 scans/s untuk penetrasi yang lebih dalam. Anda dapat mengganti modul dengan cepat sesuai kebutuhan proyek, menjadikan GS9000 alat yang sangat serbaguna untuk berbagai kondisi lapangan.

Subsurface Mapping GPR GS9000 menawarkan fleksibilitas dan efisiensi yang unggul. Sebagai contoh, sistem ini dapat membuat peta 3D bawah tanah yang akurat saat Anda berjalan di atas area yang dipindai. Selanjutnya, data dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui platform cloud. Tidak hanya itu, GNSS multiband (GPS + Glonass + Galileo + Beidou) dengan akurasi real-time 1-5 cm memastikan lokasi temuan yang presisi. Dengan demikian, GS9000 menjadi solusi ideal untuk konstruksi, teknik sipil, arkeologi, dan berbagai proyek yang membutuhkan akurasi dan efisiensi tinggi di seluruh Indonesia.

Mengapa Memilih Subsurface Mapping GPR GS9000?

Proceq merancang GS9000 sebagai sistem GPR multichannel yang menggabungkan teknologi canggih dengan kemudahan penggunaan. Pertama, teknologi Stepped-Frequency GPR memberikan bandwidth ultra-lebar dengan dua pilihan modul array yang dapat dipertukarkan. Kedua, jumlah channel yang sangat banyak (35 VV + 15 HH untuk GX1, dan 11 VV untuk GX2) memberikan resolusi spasial yang luar biasa. Ketiga, scan rate hingga 27,500 scans/s memungkinkan akuisisi data yang sangat cepat, mengurangi waktu di lapangan. Keempat, sistem GNSS multiband terintegrasi menangkap data lokasi secara bersamaan dengan data GPR, memungkinkan digitalisasi temuan lapangan langsung ke peta. Kelima, ketahanan baterai 6 jam dengan hot-swappable power bank mendukung pemindaian sepanjang hari kerja tanpa gangguan. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan proses pemetaan bawah tanah dan pengambilan keputusan proyek dengan data yang terpercaya.

GS9000 memiliki tingkat perlindungan IP65 yang membuatnya tahan debu dan percikan air. Dimensi 722×1178×443 mm dan berat 45 kg membuatnya kokoh namun tetap portabel dengan roda yang memudahkan pergerakan di lapangan. Alat ini juga kompatibel dengan berbagai standar dan pedoman internasional untuk pemetaan utilitas bawah tanah.

Cara Kerja Subsurface Mapping GPR GS9000

Prinsip kerja GS9000 didasarkan pada teknologi Stepped-Frequency Continuous Wave (SFCW) GPR. Alat ini memancarkan gelombang radio dengan rentang frekuensi yang sangat lebar ke dalam tanah (500-3000 MHz untuk GX1, 30-750 MHz untuk GX2). Gelombang ini merambat melalui material bawah permukaan dan memantul kembali ketika bertemu dengan perubahan sifat listrik pada antarmuka antara berbagai material, seperti pipa, kabel, rongga, atau lapisan tanah yang berbeda.

Antena array GS9000 menerima gelombang pantulan ini dan sistem memprosesnya untuk menghasilkan gambaran penampang bawah tanah (radargram). Dengan 35+15 channel pada GX1, GS9000 dapat menghasilkan resolusi spasial yang sangat tinggi dan cakupan area yang luas dalam satu kali pemindaian. Data yang terkumpul ditampilkan secara real-time pada layar iPad Pro yang terhubung melalui aplikasi Proceq GPR Subsurface.

Pengguna dapat melihat penampang 2D dan 3D dari bawah tanah saat berjalan di atas area yang dipindai. Data lokasi dari GNSS terintegrasi secara otomatis dengan data GPR, memungkinkan pembuatan peta digital yang akurat. Hasil pemindaian dapat langsung diekspor ke CAD atau GIS untuk perencanaan proyek lebih lanjut. Dua modul array yang dapat dipertukarkan memberikan fleksibilitas untuk berbagai kondisi lapangan, dari pencarian utilitas dangkal hingga investigasi geoteknik dalam.

Spesifikasi Teknis Subsurface Mapping GPR GS9000

Model: Proceq GS9000
Tipe: Ground Penetrating Radar (GPR) Multichannel untuk Pemetaan Bawah Tanah
Teknologi radar: Stepped-frequency Continuous-Wave GPR
Modul array: GX1 (500-3000 MHz) dan GX2 (30-750 MHz) – interchangeable
Jumlah channel GX1: 35 (VV) + 15 (HH)
Jumlah channel GX2: 11 (VV)
Channel spacing GX1: 2.5 cm (VV), 5.5 cm (HH)
Channel spacing GX2: 7.5 cm
Scan width GX1: 0.85 m
Scan width GX2: 0.82 m
Scan rate GX1: 27,500 scans/s
Scan rate GX2: 22,000 scans/s
Time window GX1: 45 ns
Time window GX2: 130 ns
Spatial interval: Hingga 100 scans/m
GNSS receiver: Multiband GPS + Glonass + Galileo + Beidou
Akurasi GNSS real-time: Typ. 1 – 5 cm
Dimensi (P x L x T): 722 × 1178 × 443 mm
Berat: 45 kg
Wheel encoders: 2 unit, pada roda belakang
Tingkat perlindungan: IP65
Catu daya: Off-the-shelf power bank (USB-C PD)

Aplikasi Subsurface Mapping GPR GS9000 di Berbagai Sektor

Kontraktor konstruksi dan utilitas menggunakan GS9000 untuk locating dan mapping utilitas bawah tanah skala besar. Sebagai contoh, pada proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta, tim menggunakan GS9000 dengan modul GX1 untuk memetakan jaringan pipa air dan kabel listrik bawah tanah di area seluas 10.000 m² dalam waktu kurang dari 4 jam. Hasil pemindaian 3D real-time membantu tim menghindari kerusakan infrastruktur yang ada dan mencegah kecelakaan kerja. Proyek berjalan lebih aman dan efisien tanpa penundaan yang tidak perlu.

Insinyur sipil dan geoteknik menggunakan GS9000 untuk survey geofisika dan investigasi bawah permukaan skala besar. Modul GX2 memberikan penetrasi yang lebih dalam untuk identifikasi lapisan tanah, rongga bawah tanah, dan struktur geologi lainnya. Data yang akurat membantu dalam perencanaan fondasi dan desain struktur untuk proyek-proyek besar seperti bendungan, jembatan, dan terowongan.

Arkeolog dan peneliti menggunakan GS9000 untuk eksplorasi situs purbakala skala luas tanpa melakukan penggalian yang merusak. Teknologi ini memungkinkan deteksi struktur bawah tanah, seperti fondasi bangunan kuno, makam, atau artefak lainnya. Pendekatan non-invasif ini menjaga integritas situs arkeologi sambil memberikan wawasan berharga tentang masa lalu.

Departemen pemeliharaan jalan dan infrastruktur menggunakan GS9000 untuk inspeksi jalan dan pavemen skala besar. Alat ini dapat mendeteksi rongga di bawah permukaan jalan, retakan, atau kerusakan struktural lainnya sebelum menjadi masalah yang lebih serius. Pemeliharaan preventif menjadi lebih efektif dan efisien.

Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Model Proceq GS9000
Tipe Produk Ground Penetrating Radar (GPR) Multichannel untuk Pemetaan Bawah Tanah
Teknologi Radar Stepped-frequency Continuous-Wave GPR
Modul Array GX1 (500-3000 MHz) dan GX2 (30-750 MHz) – interchangeable
Jumlah Channel GX1 35 (VV) + 15 (HH)
Jumlah Channel GX2 11 (VV)
Channel Spacing GX1 2.5 cm (VV), 5.5 cm (HH)
Channel Spacing GX2 7.5 cm
Scan Width GX1 0.85 m
Scan Width GX2 0.82 m
Scan Rate GX1 27,500 scans/s
Scan Rate GX2 22,000 scans/s
Time Window GX1 45 ns
Time Window GX2 130 ns
Spatial Interval Hingga 100 scans/m
GNSS Receiver Multiband GPS + Glonass + Galileo + Beidou
Akurasi GNSS Real-Time Typ. 1 – 5 cm
Dimensi (P x L x T) 722 × 1178 × 443 mm
Berat 45 kg
Wheel Encoders 2 unit, pada roda belakang
Tingkat Perlindungan IP65
Catu Daya Off-the-shelf power bank (USB-C PD)
Ketahanan Baterai 6 jam (hot-swappable dengan 2×26,800 mAh power bank)
Suhu Operasi -10°C hingga 50°C
Kelembaban Operasi <95% RH, non-condensing
Konektivitas WiFi, USB-A, USB-C, Lemo
Platform Proceq GPR Subsurface (iOS, iPad Pro)
Standar & Pedoman AS 5488-2013, NF_S70-003, UNI/PdR 26.01:2017, ASCE 38-02, CSA S250, HSG47, PAS128, ASTM D6432-11, NCHRP Synesis 255, SHRP H-672, SHRP S-300, SHRP S-325
Aplikasi Damage prevention, excavation safety, utility locating & mapping, SUE, surveying & reality capture, road inspection, bridge inspection, geophysics, archaeology, forensics & UXO, precision agriculture
Garansi 1 tahun garansi penuh (free parts & service) dari Giteknindo

Fitur Unggulan

  • Multichannel GPR Paling Efisien – GS9000 adalah sistem GPR multichannel dengan 35+15 channel (GX1) atau 11 channel (GX2), memberikan resolusi spasial dan cakupan area yang luar biasa dalam satu kali pemindaian.
  • Dua Modul Array yang Dapat Dipertukarkan – GX1 (500-3000 MHz) untuk resolusi tinggi pada kedalaman dangkal dan GX2 (30-750 MHz) untuk penetrasi yang lebih dalam. Ganti modul dengan cepat sesuai kebutuhan proyek.
  • Visualisasi 3D Real-Time – Data bawah tanah langsung terlihat dalam bentuk 3D saat Anda berjalan di atas area yang dipindai, memungkinkan pengambilan keputusan cepat di lapangan.
  • Scan Rate Sangat Tinggi – Hingga 27,500 scans/s (GX1) memungkinkan akuisisi data yang sangat cepat, mengurangi waktu di lapangan hingga 70% dibandingkan sistem single-channel.
  • GNSS Multiband dengan Akurasi 1-5 cm – Sistem GNSS (GPS + Glonass + Galileo + Beidou) memberikan akurasi posisi real-time 1-5 cm, memungkinkan digitalisasi temuan lapangan langsung ke peta.
  • Ketahanan Baterai 6 Jam dengan Hot-Swappable – Dua power bank 26,800 mAh memberikan waktu operasi 6 jam dan dapat diganti tanpa mematikan sistem, mendukung pemindaian sepanjang hari kerja.
  • Lebar Pemindaian hingga 0.85 m – Cakupan area yang luas dalam satu kali lintasan, meningkatkan produktivitas lapangan secara signifikan.
  • Tahan Debu dan Air (IP65) – Tingkat perlindungan IP65 membuat GS9000 tahan terhadap debu dan percikan air, dapat digunakan di berbagai kondisi lapangan.
  • Antarmuka Intuitif melalui iPad Pro – Dapat dioperasikan dengan iPad Pro melalui aplikasi Proceq GPR Subsurface, dengan panduan langkah demi langkah yang memudahkan pengguna baru maupun profesional berpengalaman.
  • Akses Data dari Mana Saja via Cloud – Data pemindaian dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui platform cloud, memudahkan kolaborasi tim dan analisis jarak jauh.
  • Garansi 1 Tahun dari Giteknindo – Garansi penuh melindungi investasi alat uji Anda, termasuk suku cadang dan layanan perbaikan, memberikan ketenangan pikiran bagi pelanggan. Tim teknis kami siap membantu Anda dalam instalasi, pelatihan, dan perawatan alat.

Aplikasi

1. Pemetaan Utilitas Skala Besar untuk Proyek Infrastruktur, Jakarta

Tim konstruksi pada proyek pembangunan MRT Jakarta menggunakan Subsurface Mapping GPR GS9000 untuk memetakan utilitas bawah tanah di sepanjang trase. Dengan modul GX1 (35+15 channel) dan scan width 0.85 m, teknisi memindai area seluas 25.000 m² dalam waktu 2 hari. Hasil pemindaian 3D real-time menunjukkan lokasi pipa air, kabel listrik, saluran telekomunikasi, dan pipa gas yang sebelumnya tidak terdokumentasi dengan baik. Tim proyek berhasil menghindari kerusakan infrastruktur dan mencegah potensi kecelakaan kerja, menghemat biaya perbaikan hingga miliaran rupiah dan mempercepat jadwal proyek.

2. Inspeksi Jalan Tol Skala Besar, Jawa Barat

Departemen pekerjaan umum menggunakan GS9000 dengan modul GX2 untuk inspeksi rutin jalan tol sepanjang 50 km. Dengan scan rate 22,000 scans/s dan scan width 0.82 m, teknisi memindai seluruh jalur dalam waktu 3 hari. Data GPR mengidentifikasi 12 titik dengan rongga bawah permukaan yang berpotensi menyebabkan amblas dan 8 titik dengan retakan struktural. Tim pemeliharaan segera melakukan perbaikan preventif sebelum terjadi kecelakaan. Hasilnya, biaya perbaikan jangka panjang berkurang dan keselamatan pengguna jalan meningkat.

3. Eksplorasi Arkeologi Situs Candi Skala Besar, Jawa Tengah

Tim arkeolog menggunakan GS9000 dengan modul GX2 untuk eksplorasi situs candi seluas 5 hektar tanpa melakukan penggalian yang merusak. Modul GX2 dengan time window 130 ns memberikan penetrasi hingga kedalaman 5-8 meter. Pemindaian GPR mengungkapkan struktur fondasi bangunan kuno, sistem drainase bawah tanah, dan artefak terkubur pada kedalaman 2-4 meter. Visualisasi 3D membantu tim memahami tata letak kompleks candi secara keseluruhan. Pendekatan non-invasif ini menjaga integritas situs arkeologi sambil memberikan wawasan berharga tentang masa lalu.

4. Survey Geofisika untuk Proyek Bendungan, Jawa Barat

Insinyur geoteknik pada proyek bendungan besar di Jawa Barat menggunakan GS9000 untuk survey geofisika lokasi bendungan seluas 20 hektar. Dengan modul GX2, pemindaian GPR mengidentifikasi lapisan tanah dan batuan di bawah permukaan hingga kedalaman 15 meter, serta mendeteksi potensi rongga atau zona lemah. Data ini membantu tim dalam perencanaan fondasi bendungan dan memastikan keamanan struktur jangka panjang.