Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Magnetic Extensometer Geokon Model 1900

Jika Anda berminat untuk membeli Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Global Intan Teknindo

Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 adalah alat ukur yang dirancang untuk mengukur penurunan (settlement) atau pengangkatan (heave) tanah lunak akibat pengaruh pembebanan atau pelepasan beban dari konstruksi tanggul, timbunan, bangunan, pondasi, dan struktur lainnya.

Sistem ini bekerja dengan menurunkan probe ke dalam tabung pemandu teleskopik untuk mendeteksi dan mengukur posisi angkur magnetik yang ditempatkan di sekitar tabung pemandu pada berbagai kedalaman sepanjang lubang bor atau di dalam timbunan. Angkur pelat (plate anchors) digunakan pada timbunan, sedangkan angkur “laba-laba” (spider anchors) digunakan pada lubang bor. Hasil pengukuran menjadi indikator utama pergerakan tanah dan keamanan proyek konstruksi.

Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 menawarkan fleksibilitas dan keandalan pengukuran yang unggul. Sebagai contoh, probe memiliki dimensi 178 mm × 19 mm yang ringkas, memungkinkan pengukuran pada lubang bor dengan diameter 102 mm hingga 216 mm. Selanjutnya, resolusi pengukuran mencapai 1 mm dengan repeatability ±3 mm, memberikan data yang akurat dan dapat diandalkan. Tidak hanya itu, rentang suhu operasi mencapai -30°C hingga +80°C, mendukung penggunaan di berbagai kondisi lingkungan. Dengan demikian, magnetic extensometer Geokon Model 1900 menjadi solusi ideal untuk proyek geoteknik, konstruksi tanggul, pemantauan timbunan, dan inspeksi stabilitas struktur di seluruh Indonesia.

Mengapa Memilih Magnetic Extensometer Geokon Model 1900?

Perancang merancang Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 sebagai alat ukur penurunan tanah yang andal dan presisi. Pertama, resolusi pengukuran mencapai 1 mm dengan repeatability ±3 mm, memberikan data yang sangat akurat untuk analisis pergerakan tanah. Kedua, probe berukuran ringkas (178 mm × 19 mm) memungkinkan pengukuran pada lubang bor dengan diameter 102 mm hingga 216 mm. Ketiga, rentang suhu operasi yang lebar (-30°C hingga +80°C) mendukung penggunaan di berbagai kondisi iklim. Keempat, tersedia berbagai pilihan panjang kabel (30 m, 50 m, 100 m, 150 m, 200 m) untuk menyesuaikan dengan kedalaman pengukuran yang berbeda. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan proses pemantauan pergerakan tanah dan struktur dengan data yang terpercaya.

Cara Kerja Magnetic Extensometer Geokon Model 1900

Prinsip kerja alat ini didasarkan pada deteksi posisi angkur magnetik yang tertanam di dalam tanah atau timbunan. Operator memasang tabung pemandu teleskopik di dalam lubang bor atau timbunan. Angkur magnetik dipasang pada kedalaman yang telah ditentukan di sekitar tabung pemandu.

Untuk melakukan pengukuran, operator menurunkan probe ke dalam tabung pemandu. Probe memiliki sensor yang mendeteksi medan magnet dari angkur yang terpasang di sekeliling tabung. Ketika probe melewati angkur, sensor akan mendeteksi perubahan medan magnet dan mencatat posisi kedalaman angkur tersebut.

Spesifikasi Teknis Magnetic Extensometer Geokon Model 1900

Model: Geokon 1900
Tipe: Magnetic Extensometer (Ekstensometer Magnetik)
Resolusi: 1 mm
Repeatability: ±3 mm
Rentang suhu operasi: -30°C hingga +80°C
Diameter lubang bor: 102 mm hingga 216 mm
Dimensi probe (P x Ø): 178 × 19 mm
Panjang kabel: 30 m, 50 m, 100 m, 150 m, 200 m (pilihan)
Jenis angkur: Plate anchors (untuk timbunan), Spider anchors (untuk lubang bor)
Aplikasi: Pengukuran settlement/heave pada tanggul, timbunan, bangunan, pondasi, dan struktur lainnya
Opsi kustomisasi: Tersedia sesuai kebutuhan proyek spesifik
Garansi: 1 tahun (free parts & service) dari Giteknindo

Aplikasi Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 di Berbagai Sektor

Insinyur geoteknik menggunakan alat ini untuk pemantauan penurunan tanah pada proyek konstruksi tanggul dan jalan tol. Sebagai contoh, pada proyek jalan tol di Jawa Barat, teknisi memasang angkur magnetik pada berbagai kedalaman di bawah tanggul. Pengukuran dilakukan setiap bulan menggunakan probe. Hasil pengukuran menunjukkan penurunan tanah yang sesuai dengan desain, memberikan keyakinan pada tim proyek bahwa konstruksi aman.

Industri pertambangan menggunakan alat ini untuk pemantauan timbunan limbah tambang. Pemasangan angkur di dalam timbunan memungkinkan deteksi pergerakan massa tanah secara real-time. Data pergerakan membantu tim geoteknik menentukan stabilitas timbunan dan mencegah kegagalan.

Konsultan struktur menggunakan alat ini untuk pemantauan pondasi bangunan bertingkat. Pengukuran berkala memberikan data tentang penurunan pondasi seiring waktu. Departemen R&D juga menggunakan alat ini untuk mengembangkan metode pemantauan pergerakan tanah baru. Oleh karena itu, Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 menjadi instrumen kunci dalam pemantauan geoteknik, quality control konstruksi, dan penelitian pergerakan tanah.

Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Model Geokon 1900
Tipe Produk Magnetic Extensometer
Resolusi 1 mm
Repeatability ±3 mm
Rentang Suhu Operasi -30°C hingga +80°C
Diameter Lubang Bor 102 mm hingga 216 mm
Dimensi Probe (P x Ø) 178 × 19 mm
Panjang Kabel 30 m, 50 m, 100 m, 150 m, 200 m
Jenis Angkur Plate anchors (timbunan), Spider anchors (lubang bor)
Opsi Kustomisasi Tersedia sesuai kebutuhan proyek spesifik
Aplikasi Pengukuran settlement/heave pada embankments, fills, buildings, foundations, dan struktur lainnya
Garansi 1 tahun garansi penuh (free parts & service) dari Giteknindo

Fitur Unggulan

  • Pengukuran Penurunan & Pengangkatan Tanah – Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 dirancang khusus untuk mengukur settlement dan heave pada tanah lunak akibat pembebanan atau pelepasan beban dari konstruksi tanggul, timbunan, bangunan, dan pondasi.
  • Resolusi Tinggi 1 mm dengan Repeatability ±3 mm – Memberikan data pergerakan tanah yang sangat akurat dan dapat diandalkan untuk analisis geoteknik dan pengambilan keputusan teknis.
  • Probe Ringkas (178 mm × 19 mm) – Dimensi probe yang kecil memungkinkan pengukuran pada lubang bor dengan diameter 102 mm hingga 216 mm, memberikan fleksibilitas di berbagai kondisi lapangan.
  • Rentang Suhu Operasi Lebar (-30°C hingga +80°C) – Mendukung penggunaan di berbagai kondisi iklim, dari daerah dingin hingga panas, tanpa mengurangi akurasi pengukuran.
  • Berbagai Pilihan Panjang Kabel (30 m – 200 m) – Tersedia pilihan panjang kabel 30 m, 50 m, 100 m, 150 m, dan 200 m untuk menyesuaikan dengan kedalaman pengukuran yang berbeda.
  • Dua Jenis Angkur untuk Berbagai Aplikasi – Plate anchors untuk pengukuran pada timbunan dan spider anchors untuk pengukuran pada lubang bor, memberikan fleksibilitas aplikasi.
  • Opsi Kustomisasi dari Geokon – Geokon menyediakan berbagai opsi kustomisasi untuk memenuhi persyaratan spesifik proyek Anda, dengan dukungan dari staf berpengalaman.
  • Pemantauan Jangka Panjang – Dirancang untuk pemantauan sepanjang masa pakai struktur, memberikan data kontinyu untuk analisis tren dan peringatan dini.
  • Cocok untuk Berbagai Aplikasi Geoteknik – Ideal untuk pemantauan embankments, fills, buildings, foundations, dan struktur lainnya yang memerlukan pengukuran pergerakan tanah.
  • Garansi 1 Tahun dari Giteknindo – Garansi penuh melindungi investasi alat uji Anda, termasuk suku cadang dan layanan perbaikan, memberikan ketenangan pikiran bagi pelanggan. Tim teknis kami siap membantu Anda dalam instalasi, pelatihan, dan perawatan alat.

Aplikasi

1. Pemantauan Penurunan Tanggul Jalan Tol, Jawa Barat

Insinyur geoteknik pada proyek jalan tol di Jawa Barat menggunakan Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 untuk memantau penurunan tanah di bawah tanggul. Teknisi memasang angkur magnetik pada kedalaman 5 m, 10 m, dan 15 m di bawah tanggul. Pengukuran dilakukan setiap bulan menggunakan probe. Hasil pengukuran selama 2 tahun menunjukkan penurunan tanah yang sesuai dengan desain, memberikan keyakinan pada tim proyek bahwa tanggul aman dan tidak memerlukan tindakan perbaikan.

2. Pemantauan Timbunan Limbah Tambang, Kalimantan

Perusahaan tambang batu bara di Kalimantan menggunakan alat ini untuk memantau stabilitas timbunan limbah tambang. Teknisi memasang angkur di dalam timbunan pada berbagai kedalaman. Pengukuran dilakukan setiap minggu untuk mendeteksi pergerakan massa tanah. Data pergerakan membantu tim geoteknik menentukan zona aman untuk operasi penambangan dan mencegah kegagalan timbunan yang membahayakan.

3. Pemantauan Pondasi Gedung Bertingkat, Jakarta

Konsultan struktur di Jakarta menggunakan alat ini untuk memantau penurunan pondasi pada proyek gedung bertingkat 40 lantai. Teknisi memasang angkur di bawah pondasi rakit pada 3 titik berbeda. Pengukuran dilakukan setiap 3 bulan selama 2 tahun. Hasil pengukuran menunjukkan penurunan pondasi yang seragam dan sesuai dengan desain. Data ini meyakinkan pengembang dan konsultan pengawas bahwa pondasi aman dan berfungsi dengan baik.

4. Pemantauan Stabilitas Timbunan untuk Jembatan, Jawa Tengah

Proyek pembangunan jembatan di Jawa Tengah menggunakan alat ini untuk memantau stabilitas timbunan pendekat jembatan. Teknisi memasang angkur pada 5 titik di sepanjang timbunan dengan kedalaman 5-12 meter. Pengukuran dilakukan setiap bulan selama musim hujan untuk mendeteksi pergerakan timbunan akibat tekanan air. Data pergerakan membantu tim proyek mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan perkuatan tambahan. Hasilnya, timbunan tetap stabil selama musim hujan dan jembatan dapat dibangun dengan aman.

Katalog

Anda dapat mengunduh katalog dan dokumentasi teknis lengkap untuk Magnetic Extensometer Geokon Model 1900 melalui tautan referensi berikut.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian produk Geokon dan lainnya tersedia di halaman brand Geokon di Giteknindo.