Leak and Seal Strength Detector Leading Instruments LSD-02 membantu pengguna menguji kebocoran, kekuatan segel, tekanan pecah, dan ketahanan kemasan terhadap tekanan. Alat ini memberikan hasil kuantitatif untuk kemasan fleksibel maupun semi-kaku. Karena itu, perangkat ini cocok untuk industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik, plastik, kemasan, laboratorium, dan quality control.
Fungsi Leak and Seal Strength Detector
Leading Instruments LSD-02 memasukkan udara bertekanan ke dalam kemasan melalui gas injection head. Selanjutnya, sistem meningkatkan tekanan secara terkontrol dan memantau respons kemasan selama pengujian.
Operator dapat mengukur tekanan saat kemasan mulai bocor, segel mengalami kerusakan, atau seluruh kemasan pecah. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui kemampuan kemasan menghadapi tekanan selama pengisian, penyimpanan, dan distribusi.
Selain itu, alat membantu mengevaluasi kualitas heat seal serta sambungan kemasan. Data tersebut mendukung perbandingan antarbatch, formulasi material, dan parameter proses sealing.
Pengujian Burst Pressure
Burst test mengukur tekanan maksimum yang mampu ditahan oleh kemasan sebelum mengalami kegagalan. Operator meningkatkan tekanan hingga segel atau bagian material pecah.
Nilai burst pressure membantu produsen menilai kekuatan keseluruhan kemasan. Hasil yang terlalu rendah dapat menunjukkan seal lemah, material terlalu tipis, atau proses produksi yang kurang konsisten.
Pengujian ini cocok untuk pouch, sachet, tube, blister, dan berbagai kemasan fleksibel. Dengan data tersebut, tim quality control dapat menetapkan batas penerimaan produk.
Pengujian Creep dan Creep to Failure
Creep test memberikan tekanan tertentu pada kemasan selama waktu yang telah ditetapkan. Metode ini membantu pengguna menilai kemampuan segel mempertahankan kekuatan saat menerima tekanan terus-menerus.
Sementara itu, creep to failure mempertahankan tekanan hingga kemasan mengalami kebocoran atau kerusakan. Hasil pengujian menunjukkan ketahanan sambungan terhadap beban dalam jangka waktu tertentu.
Kedua metode tersebut membantu mensimulasikan tekanan selama penyimpanan dan distribusi. Oleh karena itu, produsen dapat mengenali risiko kegagalan yang tidak selalu terlihat melalui burst test singkat.
Rentang Pengukuran LSD-02
Konfigurasi standar memiliki rentang pengukuran 0 hingga 200 kPa atau sekitar 36,3 psi. Selain itu, tersedia pilihan 0–400 kPa, 0–600 kPa, dan hingga 1,6 MPa atau sekitar 232,1 psi.
Pilihan rentang tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan alat dengan kekuatan kemasan. Material tipis dapat memakai rentang lebih rendah, sedangkan kemasan yang kuat membutuhkan konfigurasi tekanan lebih tinggi.
Pemilihan rentang yang tepat membantu sistem memberikan resolusi dan kontrol pengujian yang sesuai. Oleh karena itu, pengguna perlu menyampaikan jenis kemasan serta perkiraan tekanan uji saat melakukan pemesanan.
Pengujian Kekuatan Segel Kemasan
LSD-02 membantu pengguna mengevaluasi kekuatan sambungan heat seal, bagian tutup, sambungan tube, dan sisi kemasan. Sistem dapat menunjukkan titik yang paling lemah saat tekanan meningkat.
Hasil pengujian membantu produsen mengetahui apakah kerusakan terjadi pada material utama atau pada area seal. Informasi tersebut penting untuk mengoptimalkan suhu, tekanan, serta waktu heat sealing.
Selain itu, alat dapat mendukung evaluasi kekuatan pelepasan tutup dan sambungan pada berbagai kemasan. Dengan demikian, pengguna dapat menilai kualitas struktur kemasan secara lebih menyeluruh.
Sumber Udara dan Kebutuhan Instalasi
Alat membutuhkan sumber udara bertekanan sekitar 0,4 hingga 0,9 MPa. Pengguna perlu menyediakan kompresor atau sistem gas dari luar karena sumber udara tidak termasuk dalam unit standar.
Sambungan udara perlu menghasilkan tekanan yang stabil selama pengujian. Selain itu, teknisi perlu memastikan selang dan fitting terpasang dengan baik agar tidak terjadi kebocoran pada sistem.
Perangkat memakai sumber daya AC 220 V 50 Hz. Bobot bersihnya berada pada kisaran 23 kg sehingga pengguna perlu menempatkan alat pada meja laboratorium yang kuat dan rata.
Fixture untuk Berbagai Kemasan
Pengguna dapat memakai fixture berdasarkan bentuk dan jenis kemasan. Konfigurasi pengujian dapat mencakup closed package restraining test, open package unrestrained test, flexible tube test, dan pengujian sambungan kemasan lainnya.
Fixture membantu menahan spesimen serta mengarahkan tekanan ke area yang akan diuji. Pemilihan aksesori yang tepat membuat metode pengujian lebih sesuai dengan bentuk kemasan.
Selain itu, tersedia aksesori untuk blister pack dan aplikasi khusus lainnya. Karena itu, pengguna perlu menentukan jenis sampel sebelum memilih kelengkapan alat.
Aplikasi Pengujian Kemasan
Leak and Seal Strength Detector cocok untuk pouch, sachet, flexible tube, blister pack, botol, cup, dan kemasan semi-kaku lainnya.
Industri makanan dan minuman dapat memakainya untuk menguji kemasan saus, minuman, produk bubuk, serta makanan siap saji. Sementara itu, industri farmasi dan kosmetik dapat mengevaluasi kemasan obat, produk perawatan, dan tube fleksibel.
Alat ini juga sesuai untuk produsen bahan kemasan, laboratorium independen, perusahaan FMCG, perguruan tinggi, lembaga riset, dan tim quality control.
Manfaat Pengujian Kebocoran dan Segel
Pengujian membantu perusahaan mengurangi risiko produk bocor selama distribusi. Selain itu, data tekanan mendukung evaluasi desain kemasan, jenis material, dan parameter heat sealing.
Tim research and development dapat membandingkan beberapa struktur kemasan sebelum menentukan desain akhir. Sementara itu, bagian quality control dapat mengawasi konsistensi hasil produksi dari setiap batch.
Dengan hasil yang terukur, perusahaan dapat menetapkan batas minimum burst pressure, waktu creep, dan kriteria kelulusan kemasan secara lebih objektif.




