Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

IMT Technology Climate Sensor

Jika anda berminat untuk membeli alat IMT Technology Climate Sensor yang disediakan oleh Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

IMT Technology menghadirkan Clima Sensor sebagai perangkat multifungsi yang mengintegrasikan berbagai pengukuran meteorologi dalam satu unit kompak. Sensor ini mengukur kecepatan dan arah angin menggunakan teknologi ultrasonik, intensitas dan jenis curah hujan, kecerahan dan senja, suhu lingkungan, kelembaban relatif, serta tekanan udara. Desainnya yang ringkas dan tanpa bagian bergerak menjadikannya sangat tahan lama dan ideal untuk pemantauan cuaca di berbagai aplikasi, termasuk sistem photovoltaic (PV), stasiun cuaca, dan penelitian meteorologi.

Berbagai Pengukuran dalam Satu Perangkat

Clima Sensor IMT Technology mengumpulkan hingga tujuh parameter meteorologi sekaligus.

  • Sensor ultrasonik mengukur kecepatan dan arah angin tanpa bagian mekanis yang aus.
  • Sensor hujan mendeteksi jenis dan jumlah presipitasi.
  • Sensor cahaya mengukur kecerahan dan transisi senja.
  • Sensor suhu dan kelembaban terintegrasi mencatat kondisi lingkungan secara akurat, sementara sensor tekanan udara melengkapi data meteorologi yang komprehensif.

Semua data ini tersedia melalui antarmuka RS485 dengan protokol ASCII atau MODBUS, serta output analog 0-10 V untuk setiap variabel pengukuran.

Keunggulan Desain dan Ketahanan

Clima Sensor menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya menonjol dibandingkan sensor meteorologi konvensional. Pertama, tidak adanya bagian bergerak (moving parts) menghilangkan risiko keausan mekanis dan memperpanjang umur pakai perangkat secara signifikan. Kedua, desain kompak memungkinkan pemasangan yang mudah dan hemat ruang tanpa memerlukan struktur pendukung yang rumit. Ketiga, kombinasi berbagai sensor dalam satu unit menghasilkan rasio harga-kinerja yang sangat baik. Perangkat ini beroperasi pada suhu -35°C hingga +70°C dengan tingkat perlindungan IP66, sehingga tahan terhadap debu dan percikan air dari segala arah.

Fitur Tambahan dan Spesifikasi Teknis

Clima Sensor dilengkapi dengan GPS terintegrasi untuk penentuan posisi yang akurat. Opsi pemanas internal (24 VAC/VDC, 25 VA) memungkinkan pengoperasian di lingkungan bersalju atau berembun tanpa gangguan. Catu daya perangkat berkisar 5 hingga 30 VDC. Koneksi data tersedia melalui kabel 8-pin untuk RS485/MODBUS atau kabel 16-pin untuk kombinasi RS485/MODBUS dan sinyal analog 0-10 V. Perangkat ini diproduksi di Jerman dengan standar kualitas tinggi dan kode tarif bea cukai 90 15 80 20.

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi Clima Sensor IMT Technology di situs resmi IMT Technology.

Spesifikasi

Spesifikasi Detail
Model Clima Sensor (Ultrasonic Climate Sensor)
Merek IMT Technology
Parameter Terukur Kecepatan angin, arah angin, curah hujan (jenis & jumlah), kecerahan, senja, suhu lingkungan, kelembaban relatif, tekanan udara
Teknologi Angin Ultrasonik (tanpa bagian bergerak)
Output RS485 (ASCII / MODBUS), Analog 0-10 V (per variabel)
Catu Daya 5 – 30 VDC
Pemanas 24 VAC/VDC / 25 VA (opsional)
Suhu Operasi -35°C hingga +70°C
Tingkat Perlindungan IP66
GPS Terintegrasi
Konektor 8-pin (RS485/MODBUS) atau 16-pin (RS485/MODBUS + 0-10 V)
Kode Tarif Bea Cukai 90 15 80 20
Negara Produksi Jerman
Aplikasi Utama Monitoring cuaca, sistem PV, stasiun meteorologi, penelitian iklim

Fitur Unggulan

  • Multifungsi dalam Satu Unit: Mengukur kecepatan angin, arah angin, curah hujan, kecerahan, suhu, kelembaban, dan tekanan udara secara bersamaan.
  • Teknologi Ultrasonik Tanpa Bagian Bergerak: Pengukuran angin yang andal dan tahan lama tanpa risiko keausan mekanis.
  • Desain Kompak dan Mudah Dipasang: Instalasi sederhana tanpa struktur pendukung rumit, menghemat ruang dan biaya.
  • Beragam Antarmuka Output: RS485 dengan protokol ASCII atau MODBUS, serta output analog 0-10 V untuk setiap variabel pengukuran.
  • GPS Terintegrasi: Penentuan posisi akurat untuk pelacakan lokasi pemasangan sensor.
  • Opsi Pemanas Internal: Memungkinkan operasi di lingkungan bersalju atau berembun tanpa gangguan.
  • Tahan Lingkungan Ekstrem: Tingkat perlindungan IP66 dan suhu operasi -35°C hingga +70°C.
  • Rasio Harga-Kinerja Unggul: Kombinasi berbagai sensor dalam satu unit menawarkan efisiensi biaya yang signifikan.
  • Diproduksi di Jerman: Standar kualitas tinggi dengan garansi pabrik.

Aplikasi

Clima Sensor IMT Technology memiliki beragam aplikasi di berbagai sektor energi surya, meteorologi, dan penelitian lingkungan. Berikut adalah beberapa skenario aplikasi utama:

Monitoring Cuaca untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Operator PLTS menggunakan Clima Sensor untuk memantau kondisi cuaca secara real-time di lokasi pembangkit. Data kecepatan angin membantu mengoptimalkan sistem pelacakan surya dan mengantisipasi potensi kerusakan akibat angin kencang. Data curah hujan dan suhu lingkungan digunakan untuk mengevaluasi kinerja panel surya dan merencanakan jadwal perawatan. Dengan semua parameter terukur dalam satu perangkat, instalasi menjadi lebih sederhana dan hemat biaya.

Stasiun Cuaca dan Penelitian Meteorologi

Peneliti dan institusi meteorologi menggunakan Clima Sensor untuk mengumpulkan data iklim yang akurat dan berkelanjutan. Teknologi ultrasonik tanpa bagian bergerak memastikan keandalan jangka panjang di lapangan, sementara berbagai output (RS485 dan analog) memungkinkan integrasi dengan berbagai sistem akuisisi data. GPS terintegrasi memudahkan pelacakan lokasi sensor dalam jaringan stasiun cuaca yang luas.

Pemantauan Lingkungan di Kawasan Industri dan Perkotaan

Clima Sensor digunakan untuk memantau kualitas lingkungan di kawasan industri dan perkotaan. Data suhu, kelembaban, dan tekanan udara membantu otoritas setempat memahami pola iklim mikro dan merencanakan strategi mitigasi perubahan iklim. Sensor ini juga berguna untuk memantau kondisi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi operasional industri dan keselamatan publik.

Penelitian dan Pengembangan

Peneliti menggunakan Clima Sensor untuk studi tentang pengaruh cuaca terhadap kinerja sistem energi terbarukan dan material lainnya. Akurasi tinggi dan stabilitas jangka panjang dari sensor ini menjadikannya alat yang andal untuk penelitian ilmiah. Kemampuan mengukur berbagai parameter secara simultan memungkinkan analisis korelasi yang lebih mendalam antara variabel cuaca dan kinerja sistem.

Studi Kasus: Monitoring PLTS Atap Gedung Perkantoran

Sebuah gedung perkantoran di Jakarta memasang sistem PLTS atap dengan kapasitas 50 kWp. Tim teknis menggunakan Clima Sensor IMT untuk memantau kondisi cuaca di sekitar panel surya. Sensor dipasang di atap gedung dengan orientasi yang tepat untuk pengukuran angin dan curah hujan yang optimal. Data dikirim melalui RS485 Modbus ke sistem SCADA gedung. Hasil monitoring menunjukkan bahwa pada hari dengan kecepatan angin tinggi, efisiensi panel surya meningkat karena efek pendinginan alami. Sebaliknya, pada hari dengan curah hujan tinggi, produksi energi menurun secara signifikan. Dengan data ini, tim mengoptimalkan strategi pemeliharaan dan merencanakan kapasitas baterai penyimpanan untuk mengkompensasi penurunan produksi saat cuaca buruk. Instalasi yang ringkas dan tanpa bagian bergerak memastikan sensor tetap berfungsi optimal tanpa perawatan intensif selama bertahun-tahun.