Jakarta Timur, Indonesia sales@giteknindo.id +62 822-5870-0105
Menu Tutup

HPT611 Anti Clogging Slurry Level Sensor

Jika anda berminat untuk membeli alat HPT611 Anti Clogging Slurry Level Sensor yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Kategori: Brand:

Deskripsi

HPT611 Anti Clogging Slurry Level Sensor untuk Media Sulit

HPT611 Anti Clogging Slurry Level Sensor merupakan sensor level submersible yang dirancang untuk mengukur ketinggian slurry, lumpur, air limbah, dan media dengan kandungan padatan tinggi. Sensor ini menggunakan pengukuran tekanan hidrostatik sehingga dapat bekerja langsung di dalam tangki, sumur, kanal, atau lingkungan pengolahan limbah.

Berbeda dari sensor level standar, HPT611 memiliki desain ujung sensor dengan double-cage flange yang membantu mengurangi risiko penyumbatan. Struktur tersebut menjaga area sensing tetap terbuka terhadap aliran cairan sekaligus melindungi diafragma dari material padat, lumpur, pasir, dan kotoran yang dapat mengganggu proses pengukuran.

Desain Anti-Clogging untuk Slurry dan Air Limbah

HPT611 menggunakan struktur pelindung berbentuk cage pada bagian depan sensor. Desain ini memungkinkan cairan tetap mencapai elemen sensing meskipun lingkungan mengandung debris, lumpur, pasir, atau material padat lainnya. Karena itu, sensor sesuai untuk aplikasi dengan risiko penyumbatan yang lebih tinggi dibandingkan media cair bersih.

Selain itu, struktur cage membantu menjaga posisi sensor pada bagian bawah tangki atau sumur. Holykell juga menambahkan bobot pada transmitter untuk membantu mencegah pergerakan sensor akibat aliran cairan. Dengan posisi yang lebih stabil, sensor dapat mempertahankan kondisi pengukuran sesuai titik instalasi yang ditentukan.

Pengukuran Level dengan Sensor Piezoresistif

HPT611 menggunakan sensing element piezoresistif untuk mendeteksi tekanan hidrostatik dari kolom cairan. Sensor kemudian mengubah perubahan tekanan tersebut menjadi sinyal level. Metode ini memungkinkan sistem melakukan pemantauan ketinggian slurry atau air limbah secara kontinu tanpa memerlukan pengukuran manual.

Rentang pengukuran tersedia hingga 0–100 mH₂O sesuai konfigurasi. Pengguna dapat memilih rentang berdasarkan kedalaman tangki, bak, kanal, atau sumur yang akan dipantau. Dengan pilihan tersebut, GITEKNINDO dapat menyesuaikan konfigurasi HPT611 dengan kebutuhan sistem instrumentasi di lapangan.

Akurasi dan Stabilitas Pengukuran

HPT611 menawarkan akurasi tipikal hingga ±0,5% F.S. dan pilihan akurasi ±0,25% F.S. pada kondisi tertentu. Sensor juga memiliki stabilitas jangka panjang sekitar 0,1% F.S. ±0,05% per tahun berdasarkan datasheet. Parameter tersebut membantu sistem menghasilkan data level yang konsisten untuk kebutuhan monitoring berkelanjutan.

Sensor mendukung kompensasi temperatur pada rentang 0–50°C dan temperatur kerja -40 hingga +80°C untuk media non-korosif. Dengan karakteristik tersebut, HPT611 dapat mendukung pemantauan pada lingkungan operasional yang memiliki variasi temperatur.

Konstruksi Stainless Steel 316L dan IP68

HPT611 menggunakan konstruksi stainless steel 316L pada bagian yang bersentuhan dengan media. Material tersebut memberikan ketahanan yang sesuai untuk berbagai aplikasi pengukuran air limbah dan slurry. Selain itu, konstruksi hermetically sealed membantu sensor bekerja dalam kondisi terendam untuk penggunaan jangka panjang.

Sensor memiliki tingkat perlindungan IP68 sehingga sesuai untuk instalasi submersible. Kabel fixed dengan vented tube juga membantu mengompensasi perubahan tekanan atmosfer secara otomatis. Filter pada jalur ventilasi membantu mengurangi masuknya kelembapan ke bagian transduser.

Pilihan Output untuk Sistem Monitoring

HPT611 menyediakan beberapa pilihan output untuk menyesuaikan kebutuhan sistem akuisisi data. Pilihan tersebut mencakup 4–20 mA, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V, serta RS485 Modbus RTU. Dengan demikian, teknisi dapat mengintegrasikan sensor dengan PLC, data logger, display, atau sistem monitoring yang kompatibel.

Sensor juga mendukung beberapa pilihan catu daya, mulai dari 5 VDC ±5% hingga konfigurasi 7–30 VDC, 8–30 VDC, 13–30 VDC, dan 3,5–36 VDC. Waktu respons mencapai ≤20 ms untuk sinyal arus dan tegangan, sedangkan sinyal digital mencapai ≤100 ms pada spesifikasi terbaru.

Aplikasi HPT611 untuk Pengolahan Limbah

HPT611 Anti Clogging Slurry Level Sensor cocok untuk pemantauan level air limbah pada lift station, pengukuran slurry, sewage water intake, serta pemantauan lumpur. Datasheet juga mencantumkan aplikasi pada storm canal, reservoir, bendungan, weir, sumur, kolam, dan berbagai lingkungan yang mengandung padatan.

Dalam sistem pengolahan limbah, sensor dapat membantu operator memantau perubahan level secara kontinu. Sementara itu, desain anti-clogging mengurangi risiko gangguan akibat penumpukan material pada bagian sensing. GITEKNINDO dapat menyediakan HPT611 sebagai bagian dari solusi instrumentasi untuk kebutuhan monitoring level pada lingkungan dengan karakteristik media yang menantang.

Spesifikasi

Model HPT611
Jenis Produk Anti Clogging Slurry Level Sensor
Prinsip Pengukuran Hydrostatic Pressure / Piezoresistive
Rentang Pengukuran 0–100 mH2O, sesuai konfigurasi
Akurasi ≤ ±0,5% F.S. tipikal; ≤ ±0,25% F.S. opsional
Stabilitas Jangka Panjang 0,1% F.S. ±0,05% per tahun
Temperatur Kerja -40 hingga +80°C untuk media non-korosif
Kompensasi Temperatur 0 hingga 50°C
Output 4–20 mA, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V, RS485 Modbus RTU
Catu Daya 7–30 VDC, 8–30 VDC, 13–30 VDC, 5 VDC ±5%, 3,5–36 VDC
Diameter Body 28 mm
Material Housing Stainless Steel 316L
Koneksi Elektrik Over molded dan fixed cable dengan vented tube
Process Connection Flange 90 mm (3,5 inci)
Waktu Respons ≤20 ms untuk sinyal arus/tegangan; ≤100 ms untuk sinyal digital
Pressure Type Gauge pressure dan absolute pressure opsional
Perlindungan IP68
Sertifikasi ATEX, IECEx, TUV, RoHS, dan CE

Fitur Unggulan

  • Desain anti-clogging untuk media slurry dan air limbah.
  • Double-cage flange membantu melindungi diafragma dari material padat.
  • Menggunakan konstruksi stainless steel 316L.
  • Menggunakan sensing element piezoresistif untuk pengukuran tekanan hidrostatik.
  • Mendukung rentang pengukuran hingga 0–100 mH2O.
  • Akurasi hingga ±0,25% F.S. pada konfigurasi opsional.
  • Bobot tambahan membantu mencegah pergerakan sensor di dalam media.
  • Perlindungan IP68 untuk instalasi submersible.
  • Vented tube membantu mengompensasi perubahan tekanan atmosfer.
  • Tersedia output 4–20 mA, 0–5 V, 0–10 V, 0,5–4,5 V, dan RS485 Modbus RTU.
  • Mendukung gauge pressure dan absolute pressure sesuai konfigurasi.
  • Tersedia pilihan kabel PE, FEP, atau PUR sesuai kebutuhan aplikasi.

Aplikasi

  • Pengukuran level air limbah pada sewage water tank.
  • Monitoring level pada lift station.
  • Pengukuran level slurry.
  • Monitoring sewage water intake.
  • Pengukuran level lumpur dan sludge.
  • Monitoring storm canal.
  • Monitoring reservoir dan bendungan.
  • Pengukuran level pada weir.
  • Monitoring level pada sumur dan kolam.
  • Pemantauan level pada sistem pengolahan air limbah.
  • Monitoring media dengan kandungan debris, lumpur, pasir, atau padatan tinggi.
  • Sistem monitoring level cairan industri dengan risiko penyumbatan.