Heat Seal Tester Plastik Leading Instruments HST-01A membantu pengguna menentukan parameter penyegelan panas yang optimal pada film plastik, material komposit, dan kemasan fleksibel. Alat ini mengontrol suhu, tekanan, serta waktu sealing agar pengguna dapat menghasilkan sambungan yang konsisten. Karena itu, perangkat ini cocok untuk industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik, plastik, kemasan, laboratorium, dan quality control.
Fungsi Heat Seal Tester Plastik
Leading Instruments HST-01A menyatukan dua lapisan material melalui panas dan tekanan yang terkontrol. Operator menempatkan spesimen di antara sealing head, lalu mengatur suhu, tekanan, serta waktu tahan sesuai metode pengujian.
Setelah proses dimulai, sealing head menekan dan memanaskan sampel secara otomatis. Hasil sambungan tersebut kemudian dapat diuji menggunakan tensile tester atau seal strength tester.
Pengujian membantu pengguna menentukan kombinasi parameter yang menghasilkan segel stabil. Dengan demikian, produsen dapat mengurangi risiko kebocoran, seal lemah, material terbakar, atau sambungan yang tidak merata.
Parameter Pengujian Heat Seal
Kualitas seal dipengaruhi oleh suhu, tekanan, dan waktu kontak. Suhu yang terlalu rendah dapat menghasilkan sambungan lemah. Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi dapat merusak film atau menyebabkan deformasi.
Tekanan memastikan kedua lapisan material saling bersentuhan selama proses pemanasan. Sementara itu, waktu tahan menentukan lamanya sealing head menekan spesimen.
HST-01A memungkinkan operator mengatur ketiga parameter tersebut secara terpisah. Oleh karena itu, laboratorium dapat menentukan sealing window dan menyesuaikan pengaturan mesin produksi.
Rentang Suhu HST-01A
Alat memiliki rentang suhu dari suhu ruang hingga 300°C. Rentang tersebut mendukung pengujian film plastik, laminated film, coated paper, aluminium foil composite, dan material heat-sealable lainnya.
Akurasi kontrol suhu mencapai ±0,2°C. Sistem PID digital membantu menjaga temperatur tetap mendekati nilai yang telah operator tentukan.
Kontrol suhu independen pada sealing head bagian atas dan bawah membantu pengguna menyesuaikan proses pemanasan. Dengan demikian, alat dapat menangani material yang membutuhkan distribusi panas berbeda.
Sistem Pneumatik dan Silinder Ganda
Alat memakai sistem pneumatik untuk menghasilkan tekanan pada sealing head. Silinder ganda bagian bawah membantu menjaga pergerakan dan tekanan selama proses sealing.
HST-01A membutuhkan tekanan udara kerja dari 0,05 hingga 0,7 MPa. Pengguna perlu menyediakan sumber udara eksternal dan menghubungkannya melalui selang polyurethane berdiameter 6 mm.
Sistem dapat bekerja melalui mode otomatis maupun pedal kaki. Dengan begitu, operator dapat memilih metode pengoperasian yang paling sesuai dengan kondisi laboratorium.
Kontrol Mikrokomputer dan LCD
Leading Instruments HST-01A memakai layar LCD dan kontrol mikrokomputer. Operator dapat memantau suhu, tekanan, waktu, serta status pengujian melalui panel utama.
Papan kontrol PVC membantu pengguna mengoperasikan alat secara lebih sederhana. Selain itu, sistem pemanasan cepat memperpendek waktu tunggu sebelum pengujian.
Port RS232 tersedia untuk mendukung koneksi dengan perangkat eksternal. Fitur tersebut dapat membantu proses dokumentasi dan pengelolaan data sesuai konfigurasi sistem.
Material yang Dapat Diuji
Heat Seal Tester Plastik cocok untuk basic film, laminated film, composite film, coated paper, aluminium foil, dan berbagai material kemasan fleksibel.
Produsen makanan dan minuman dapat memakainya untuk menguji pouch, sachet, lid film, serta kemasan bersegel panas. Sementara itu, industri farmasi dan kosmetik dapat mengevaluasi material yang membutuhkan integritas seal tinggi.
Alat ini juga membantu produsen bahan baku membandingkan struktur laminasi, coating, ketebalan film, dan karakter penyegelan dari beberapa material.
Aplikasi Heat Seal Tester HST-01A
Leading Instruments HST-01A cocok untuk industri flexible packaging, makanan, minuman, farmasi, kosmetik, plastik, percetakan kemasan, dan perusahaan FMCG.
Tim research and development dapat memakainya untuk menentukan parameter sealing. Sementara itu, bagian quality control dapat memeriksa konsistensi material sebelum memasuki proses produksi.
Pengujian yang tepat membantu perusahaan mengurangi kebocoran, kerusakan seal selama distribusi, dan ketidaksesuaian pengaturan mesin pengemas.




