Worldsensing menghadirkan GNSS Meter sebagai sensor nirkabel yang memungkinkan pengukuran otomatis pergerakan titik permukaan dengan presisi milimeter. Perangkat ini menggunakan teknologi Real-Time Kinematic (RTK) multi-band canggih dan pemrosesan edge inovatif untuk memberikan akurasi tinggi dengan keandalan luar biasa. GNSS Meter hadir untuk memantau pergerakan tanah dan struktur pada tambang terbuka, bendungan tailing, lereng, rel kereta api, jalan, dan berbagai infrastruktur sipil lainnya.
Presisi Milimeter untuk Pemantauan Andal
GNSS Meter mencapai akurasi sub-sentimeter hingga 2 mm horizontal dan 3 mm vertikal untuk nilai agregasi 24 jam. Perangkat ini menyediakan pembaruan posisi setiap jam dengan dua tingkat agregasi: 6 jam dan 24 jam. Teknologi RTK multi-band mendukung penerimaan sinyal dari berbagai konstelasi satelit, termasuk GPS/QZSS, GLONASS, Galileo, dan BeiDou, dengan total 184 kanal GNSS. Kombinasi ini memastikan ketersediaan dan keandalan posisi yang tinggi di berbagai kondisi lapangan.
Fungsi Fleksibel sebagai Base dan Rover
GNSS Meter beroperasi secara fleksibel sebagai base station maupun mobile rover. Sebagai base station, perangkat menerima sinyal satelit dan menyediakan data koreksi untuk rover di sekitarnya. Sebagai rover, perangkat menggunakan data koreksi dari base station untuk menentukan posisi dengan akurasi tinggi. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna membangun sistem pemantauan yang dapat sesuai dengan kebutuhan proyek, mulai dari satu titik pemantauan hingga jaringan luas dengan banyak sensor.
Komunikasi Nirkabel Jarak Jauh
GNSS Meter menggunakan teknologi LoRa untuk mentransmisikan data secara nirkabel tanpa bergantung pada koneksi seluler atau internet. Jangkauan komunikasi mencapai hingga 15 km di area terbuka. Data posisi tersedia dalam format koordinat geodetik dengan tiga tingkat pelaporan: sampel jam terakhir, agregasi 6 jam, dan agregasi 24 jam. Sinkronisasi waktu GNSS mencapai ketelitian lebih baik dari 50 ms. Pengguna dapat mengonfigurasi perangkat melalui Worldsensing App, CMT Edge untuk deployment lokal, atau CMT Cloud untuk deployment multi-proyek.
Tiltmeter dan Sensor Lingkungan Terintegrasi
GNSS Meter dilengkapi dengan tiltmeter 3 sumbu terintegrasi yang mengukur kemiringan terhadap arah gravitasi dengan rentang ±90°. Sensor ini memberikan data pergerakan vertikal struktur dan menyediakan informasi tambahan saat kondisi RTK tidak tersedia. Sensor lingkungan terintegrasi meliputi sensor suhu dan kelembaban untuk memantau kondisi internal perangkat dan meningkatkan akurasi data.
Daya Tahan Baterai dan Ketahanan Lingkungan
GNSS Meter menggunakan 4 baterai D-size 3,6V yang dapat diganti pengguna dengan kepadatan energi tinggi. Perkiraan masa pakai baterai mencapai lebih dari 3 tahun tergantung pada waktu pemanasan dan konfigurasi. Dengan waktu pemanasan 10 detik, base station dapat bertahan 3,1 tahun dan rover 3,5 tahun. Perangkat ini memiliki tingkat perlindungan IP68 dan beroperasi pada suhu -40°C hingga 80°C, sehingga cocok untuk berbagai kondisi lingkungan ekstrem. Desain antena GNSS low-profile memungkinkan pemasangan pada rel kereta api tanpa mengganggu operasional.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat datasheet teknis, panduan pemasangan, serta dokumentasi resmi GNSS Meter Worldsensing di situs resmi Worldsensing.





