Jakarta Timur, Indonesia sales@giteknindo.id +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Ruide Instruments Disteo 23

Jika anda berminat untuk membeli alat Ruide Instruments Disteo 23 yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Kategori:

Deskripsi

Digital Theodolite untuk Pengukuran Survei

Ruide Instruments Disteo 23 membantu surveyor mengukur sudut dan jarak secara digital. Instrumen ini menggabungkan pengukuran sudut dengan sistem pengukuran jarak menggunakan prisma. Karena itu, surveyor dapat menangani beberapa kebutuhan pengukuran melalui satu perangkat.

Pekerjaan survei membutuhkan data yang akurat dan konsisten. Surveyor harus menentukan arah, sudut, serta jarak setiap titik dengan tepat. Selain itu, surveyor perlu memeriksa hasil pengukuran sebelum berpindah ke titik berikutnya.

Disteo 23 membantu proses tersebut melalui tampilan digital. Pengguna dapat melihat hasil pengukuran langsung pada layar instrumen. Dengan demikian, surveyor dapat membaca data secara lebih praktis selama bekerja di lapangan.

Mengukur Sudut Horizontal dan Vertikal

Disteo 23 mengukur sudut horizontal dan vertikal menggunakan sistem absolute encoding. Sistem ini membantu surveyor membaca nilai sudut secara digital.

Pengguna cukup mengarahkan teleskop menuju target. Setelah itu, surveyor dapat membaca nilai sudut pada layar. Proses tersebut membuat pembacaan data menjadi lebih sederhana.

Disteo 23 memiliki akurasi sudut hingga 2 detik. Instrumen juga memiliki pembacaan minimum hingga 1 detik. Kemampuan tersebut mendukung pekerjaan survei yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Selain itu, sistem pengukuran sudut membantu surveyor menentukan arah dan posisi titik. Data tersebut dapat mendukung pekerjaan topografi, konstruksi, serta pengukuran tanah.

Mengukur Jarak hingga 300 Meter

Disteo 23 memiliki sistem EDM untuk mengukur jarak menggunakan prisma. Instrumen ini mampu mengukur jarak hingga 300 meter.

Surveyor dapat mengarahkan teleskop menuju prisma pada titik target. Kemudian, pengguna menjalankan pengukuran melalui instrumen.

Perangkat menampilkan hasil jarak pada layar. Surveyor dapat mencatat data tersebut untuk proses pengolahan berikutnya.

Sistem EDM memiliki akurasi sekitar ±(3 mm + 2 ppm × D). Instrumen juga mendukung pengukuran kontinu sekitar 0,35 detik dan pengukuran presisi sekitar 1,5 detik.

Kemampuan tersebut membantu surveyor mempercepat pengambilan data. Selain itu, pengguna dapat mengurangi kebutuhan pengukuran jarak secara manual.

Mendukung Survei Topografi

Survei topografi membutuhkan data dari banyak titik. Surveyor perlu mengetahui arah dan jarak setiap titik untuk menggambarkan kondisi suatu area.

Disteo 23 membantu surveyor mengumpulkan data tersebut. Pengguna dapat menentukan titik pengamatan, lalu mengarahkan teleskop menuju target.

Setelah itu, surveyor mencatat hasil pengukuran. Data tersebut dapat mendukung proses pemetaan dan pengolahan informasi topografi.

Selain itu, pengukuran digital membantu pengguna bekerja lebih cepat. Surveyor dapat berpindah dari satu titik ke titik berikutnya tanpa mengganti instrumen ketika proyek membutuhkan pengukuran sudut dan jarak.

Membantu Pekerjaan Stake Out

Pekerjaan konstruksi sering membutuhkan proses stake out. Surveyor perlu menentukan posisi titik berdasarkan data perencanaan.

Disteo 23 membantu surveyor menentukan posisi tersebut. Pengguna dapat memasukkan data acuan, kemudian mengarahkan instrumen menuju target.

Setelah menemukan posisi yang sesuai, surveyor dapat memberikan tanda pada titik tersebut. Tim konstruksi kemudian mengikuti titik itu sebagai acuan pekerjaan.

Dengan alur tersebut, surveyor dapat membantu tim menjaga posisi pekerjaan sesuai rencana. Selain itu, proses stake out membantu tim mengontrol posisi elemen konstruksi sejak tahap awal.

Membantu Pembidikan Target

Disteo 23 memiliki laser tube untuk membantu surveyor mengarahkan instrumen menuju target. Sistem laser menggunakan panjang gelombang 635 ±20 nm dan laser Class II.

Surveyor dapat mengarahkan laser menuju area target. Setelah itu, pengguna melihat target melalui teleskop untuk memastikan arah pengamatan.

Laser membantu pengguna menemukan arah target dengan lebih cepat. Karena itu, surveyor dapat mempercepat proses pembidikan sebelum mengambil data.

Namun, pengguna tetap perlu memeriksa target melalui teleskop. Langkah tersebut membantu surveyor memastikan arah bidikan sebelum menjalankan pengukuran.

Membantu Centering Instrumen

Surveyor perlu melakukan centering sebelum memulai pengukuran. Proses ini membantu pengguna menempatkan instrumen tepat di atas titik pengamatan.

Disteo 23 memiliki laser plummet untuk membantu proses tersebut. Pengguna dapat melihat titik laser pada permukaan tanah.

Kemudian, surveyor menyesuaikan posisi instrumen hingga titik laser berada tepat pada titik pengamatan. Setelah itu, pengguna dapat melanjutkan proses leveling.

Laser plummet memiliki akurasi sekitar ±1,5 mm. Sistem ini juga memiliki diameter titik sekitar ±2,5 mm.

Dengan centering yang tepat, surveyor dapat menjaga kualitas pengukuran. Oleh karena itu, pengguna perlu memeriksa posisi instrumen sebelum memulai pekerjaan.

Teleskop 30× untuk Pengamatan Target

Disteo 23 menggunakan teleskop dengan pembesaran 30×. Sistem optik ini membantu surveyor mengamati target dari jarak tertentu.

Teleskop memiliki aperture efektif 40 mm dan resolving power sekitar 3 detik. Selain itu, teleskop memiliki field of view sekitar 1°30′ dan jarak fokus minimum sekitar 1,5 meter.

Pengguna dapat mengarahkan teleskop menuju prisma atau objek target. Kemudian, surveyor mengatur fokus hingga target terlihat jelas.

Pembesaran 30× membantu pengguna mengamati target dengan lebih nyaman. Selain itu, sistem optik membantu surveyor mempertahankan arah bidikan selama proses pengukuran.

Mendukung Pekerjaan Konstruksi

Proyek konstruksi membutuhkan pengukuran posisi yang konsisten. Surveyor harus menentukan arah dan titik acuan sebelum tim mengerjakan struktur.

Disteo 23 membantu surveyor mengukur sudut dan jarak di area proyek. Pengguna dapat menentukan titik referensi berdasarkan data perencanaan.

Kemudian, tim konstruksi dapat mengikuti titik tersebut sebagai acuan pekerjaan. Surveyor juga dapat memeriksa kembali posisi elemen selama proses pembangunan.

Dengan demikian, surveyor dapat membantu tim menjaga ketepatan posisi struktur. Pemeriksaan berkala juga membantu tim menemukan perbedaan posisi lebih awal.

Membantu Pemeriksaan Alignment

Surveyor perlu menjaga alignment agar posisi struktur mengikuti garis rencana. Disteo 23 membantu pengguna memeriksa arah dan sudut suatu objek.

Surveyor dapat menentukan garis referensi terlebih dahulu. Kemudian, pengguna mengarahkan teleskop menuju objek yang ingin diperiksa.

Setelah itu, surveyor membaca nilai sudut pada layar. Pengguna dapat membandingkan hasil tersebut dengan data acuan proyek.

Jika hasil menunjukkan perbedaan, tim dapat mengevaluasi posisi objek. Selanjutnya, tim dapat melakukan koreksi sebelum pekerjaan berlanjut.

Proses tersebut membantu menjaga ketepatan posisi pada pekerjaan gedung, jalan, struktur, dan proyek infrastruktur.

Membantu Pengukuran Tanah

Pengukuran tanah membutuhkan data dari berbagai titik. Surveyor mengumpulkan data tersebut untuk mengetahui hubungan posisi antartitik.

Disteo 23 membantu pengguna mengukur sudut dan jarak setiap titik. Surveyor dapat menentukan titik referensi sebelum memulai pengamatan.

Kemudian, pengguna mengarahkan teleskop menuju target. Instrumen menampilkan hasil pengukuran pada layar.

Surveyor dapat mencatat hasil tersebut untuk kebutuhan pemetaan dan pengolahan data. Selain itu, kombinasi pengukuran sudut dan jarak membantu pengguna mempercepat pekerjaan lapangan.

Membantu Layout Proyek

Layout membantu tim menentukan posisi elemen berdasarkan data desain. Surveyor harus menerjemahkan titik pada gambar kerja menjadi titik nyata di lapangan.

Disteo 23 membantu pengguna menentukan arah dan posisi titik tersebut. Surveyor dapat memilih titik referensi, kemudian mengarahkan instrumen menuju target.

Setelah menemukan posisi yang sesuai, pengguna memberikan tanda pada titik tersebut. Tim konstruksi kemudian mengikuti titik itu sebagai acuan pekerjaan.

Dengan proses tersebut, surveyor dapat membantu tim menjaga posisi elemen sesuai rencana. Selain itu, pengukuran digital membantu pengguna melakukan pemeriksaan secara lebih praktis.

Layar Digital untuk Membaca Hasil Pengukuran

Disteo 23 memiliki layar berukuran 2,7 inci dengan resolusi 160 × 96 dot. Layar tersebut menampilkan informasi pengukuran dalam empat baris.

Pengguna dapat membaca hasil pengukuran langsung pada layar. Tampilan digital membantu surveyor memantau data ketika bekerja.

Selain itu, layar digital mengurangi kebutuhan membaca skala secara manual. Surveyor dapat fokus pada target sambil memantau hasil pengukuran.

Mendukung Pekerjaan Survei di Lapangan

Disteo 23 membantu surveyor menangani berbagai kebutuhan pengukuran. Pengguna dapat memanfaatkan instrumen ini untuk survei topografi, pengukuran tanah, konstruksi, layout, alignment, dan stake out.

Kombinasi pengukuran sudut dan jarak membuat alur kerja lebih sederhana. Surveyor dapat menangani beberapa kebutuhan pengukuran melalui satu perangkat.

Selain itu, teleskop 30× membantu pengguna mengamati target. Laser tube membantu pembidikan, sedangkan laser plummet membantu centering.

Dengan kombinasi tersebut, surveyor dapat menjalankan proses pengukuran secara lebih terstruktur.

Digital Theodolite untuk Survei dan Konstruksi

Ruide Instruments Disteo 23 menggabungkan pengukuran sudut dan jarak dalam satu instrumen. Sistem digital membantu surveyor membaca hasil pengukuran dengan lebih praktis.

Akurasi sudut hingga 2 detik mendukung pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Sementara itu, kemampuan pengukuran jarak hingga 300 meter menggunakan prisma membantu surveyor menangani area kerja yang lebih luas.

Selain itu, teleskop 30× membantu pengguna mengamati target. Laser tube membantu proses pembidikan. Laser plummet membantu surveyor melakukan centering.

Kombinasi tersebut membuat Disteo 23 cocok untuk pekerjaan topografi, pengukuran tanah, konstruksi, layout, alignment, dan stake out.

Surveyor tetap perlu mengikuti prosedur pengukuran yang tepat. Operator harus memastikan centering, leveling, pembidikan, dan kondisi instrumen sebelum mengambil data.

Dengan pengoperasian yang tepat, Ruide Instruments Disteo 23 dapat membantu surveyor memperoleh data sudut dan jarak secara lebih praktis serta terstruktur.

Spesifikasi

Distance Measure
Range 300m
Accuracy ±(3mm+2ppm*D)
Measure Time Continuous: 0.35s, Fine: 1.5s
PPM Correction Manual input, auto correct
Prism Constant Manual input, auto correct
ANGLE MEASURE
Type Absolute Encoding
Min. Reading 1″
Accuracy 2″
Detection Method Horizontal: Dual; Vertical: Dual
TELESCOPE
Image Erect
Magnification 30x
Effective Aperture 40mm
Resolving Power 3″
Field of View 1°30′
Min. Focus 1.5m
Stadia Accuracy ≤0.40%/L
Tube Length 155mm
COMPENSATOR
Type Single Axis
Working Range 3′
Accuracy 3″
LEVEL
Plate Vial 30″/2mm
Circular Vial 8’/2mm
LASER TUBE
Wave Length 635±20nm
Laser Class Class II
Spot Diameter ≤5mm/100m
Axis Error ≤10″
LASER PLUMMET
Accuracy ±1.5mm
Spot Diameter ±2.5mm
Length 635±20nm
Laser Class Class II
DISPLAY UNIT
Size 2.7 inches, 160×96 dot
No. of Lines 4 lines
POWER SUPPLY
Battery Li-on Rechargeable / AA Battery
Voltage 7.4V
Working Hrs 8 hrs
PHYSICAL
Working Range min 20°C – +50°C
Size 165*160*340mm
Weight 4.7kg

Download Katalog

Ruide Instrument