Compression Testing Machine membantu pengguna mengukur kekuatan tekan, ketahanan deformasi, dan perilaku material saat menerima beban kompresi. Mesin memberikan gaya tekan yang meningkat secara terkontrol hingga spesimen mengalami perubahan bentuk, kerusakan, atau mencapai batas pengujian. Karena itu, alat ini cocok untuk laboratorium material, konstruksi, manufaktur, industri plastik, kemasan, logam, dan quality control.
Fungsi Compression Testing Machine
Mesin menempatkan spesimen di antara dua pelat kompresi. Selanjutnya, sistem memberikan gaya tekan secara bertahap melalui piston dan rangka pembebanan.
Selama pengujian, alat membaca beban yang bekerja pada spesimen. Hasil tersebut membantu pengguna menentukan kekuatan tekan maksimum, respons deformasi, dan karakter keruntuhan material.
Pengujian kompresi juga membantu tim teknis mengevaluasi keamanan, daya tahan, serta integritas suatu produk. Dengan demikian, perusahaan dapat membandingkan kualitas bahan, desain, atau hasil produksi dari beberapa batch.
Material yang Dapat Diuji
Compression Testing Machine dapat menguji berbagai material dan komponen. Aplikasi umum mencakup tabung plastik, pipa plastik, busa fleksibel, kertas, karton, pegas, serta material komposit.
Industri medis dan farmasi juga dapat memakai mesin kompresi untuk memeriksa kemasan medis, jarum suntik, stent, implan, dan komponen lain yang menerima tekanan selama penggunaan.
Selain itu, laboratorium dapat menambahkan compression fixture atau pelat khusus berdasarkan bentuk, ukuran, dan karakteristik spesimen. Pemilihan fixture yang tepat membantu mendistribusikan gaya secara stabil selama pengujian.
Pilihan Kapasitas Mesin
Produk ini tersedia dengan pilihan kapasitas maksimum mulai dari 300 kN hingga 3.000 kN. Pilihan tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan mesin dengan kekuatan material dan kebutuhan laboratorium.
Varian berkapasitas 300 kN cocok untuk spesimen dengan kebutuhan gaya tekan lebih rendah. Sementara itu, model 1.000 kN, 2.000 kN, dan 3.000 kN mendukung pengujian material atau komponen yang membutuhkan gaya lebih besar.
Pengguna perlu memperkirakan beban maksimum sebelum memilih model. Pemilihan kapasitas yang sesuai membantu menjaga akurasi pengukuran dan melindungi sistem pembebanan dari overload.
Ruang Kompresi dan Piston Stroke
Pilihan ruang kompresi berada pada kisaran sekitar 210 hingga 340 mm, tergantung model. Ruang tersebut menentukan tinggi maksimum spesimen beserta fixture yang dapat masuk ke area pengujian.
Piston stroke tersedia mulai dari 50 hingga 150 mm. Stroke yang lebih panjang memberi ruang gerak lebih besar untuk spesimen yang mengalami deformasi cukup tinggi.
Sebelum memilih mesin, pengguna perlu mempertimbangkan tinggi sampel, ukuran pelat, dan panjang deformasi yang diperkirakan. Dengan demikian, konfigurasi alat dapat mengikuti metode pengujian yang akan dijalankan.
Ukuran Pelat Kompresi
Mesin menyediakan beberapa pilihan pelat kompresi. Model tertentu memakai pelat bundar berdiameter 170 atau 230 mm.
Untuk spesimen yang lebih besar, tersedia pelat persegi berukuran 250 × 250 mm atau 270 × 270 mm. Luas pelat memengaruhi ukuran benda uji yang dapat menerima gaya secara merata.
Pengguna juga dapat memakai fixture khusus untuk pegas, pipa, kemasan, dan material berbentuk tidak beraturan. Oleh karena itu, konfigurasi pelat perlu menyesuaikan tujuan pengujian.
Pilihan Sistem dan Pelindung
Compression Testing Machine tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk manual load, electric screw, serta sistem yang terhubung dengan komputer.
Beberapa model memakai protective cover untuk membantu melindungi operator dari pecahan spesimen selama proses kompresi. Fitur tersebut sangat berguna ketika material memiliki pola keruntuhan yang rapuh atau menghasilkan serpihan.
Versi dengan komputer mendukung pengelolaan hasil dan proses pengujian secara lebih terstruktur. Namun, fitur akhir tetap bergantung pada model dan konfigurasi yang dipilih.
Daya dan Dimensi Mesin
Kebutuhan daya motor berada pada kisaran 1 hingga 2 kW, tergantung kapasitas mesin. Model dengan kapasitas lebih tinggi umumnya membutuhkan struktur rangka dan sistem penggerak yang lebih besar.
Bobot alat tersedia mulai dari sekitar 400 hingga 1.640 kg. Sementara itu, dimensi rangka menyesuaikan kapasitas, ruang kompresi, piston stroke, dan ukuran pelat.
Karena bobotnya besar, pengguna perlu menyiapkan lantai yang kuat dan rata. Selain itu, area instalasi harus menyediakan ruang yang cukup untuk pengoperasian, servis, dan penempatan panel kontrol.
Aplikasi Compression Testing Machine
Mesin ini cocok untuk laboratorium material, industri plastik, manufaktur logam, kemasan, farmasi, konstruksi, kampus, dan lembaga penelitian.
Pengguna dapat memakainya untuk pengujian pipa, tabung, busa, karton, pegas, komposit, dan berbagai komponen yang menerima gaya tekan selama penggunaan.
Data pengujian membantu tim research and development mengembangkan produk. Sementara itu, tim quality control dapat memakainya untuk memeriksa konsistensi bahan dan hasil produksi.
Jual Compression Testing Machine
PT Global Intan Teknindo menyediakan Compression Testing Machine dengan pilihan kapasitas 300 hingga 3.000 kN untuk kebutuhan pengujian material di Indonesia.
Untuk informasi harga, kapasitas mesin, ukuran ruang kompresi, pilihan pelat, konfigurasi komputer, instalasi, pelatihan penggunaan, dan penawaran resmi, silakan hubungi PT Global Intan Teknindo.




