Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Ambient Weather WH31SM Soil Moisture Sensor

Jika anda berminat untuk membeli alat Ambient Weather WH31SM Soil Moisture Sensor yang disediakan oleh Global Intan Teknindo, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Global Intan Teknindo

Ambient Weather menghadirkan WH31SM Soil Moisture Sensor sebagai sensor kelembaban tanah nirkabel. Bisa terintegrasi dengan stasiun cuaca seri WS-2000, WS-5000, WS-4000, dan WS-1965. Sensor ini mengukur kadar air dalam tanah dan mengirimkan data setiap 72 detik ke konsol tampilan serta layanan cloud AmbientWeather.net. Dengan sensor ini, pengguna dapat memantau kelembaban tanah di kebun, halaman, atau tanaman hias secara real-time.

Desain dan Teknologi Sensor

Soil Moisture Sensor WH31SM lengkap dengan ceramic cap yang berfungsi seperti filter pernapasan untuk menukar kelembaban tanah dengan sensor internal. Adanya Filter ini membuat sensor kurang sensitif terhadap kepadatan tanah, sehingga bekerja dengan baik di berbagai jenis tanah seperti tanah liat, pasir, tanah kebun, maupun media tanam pot. Sensor memiliki dimensi 6 inci panjang x 3,5 inci lebar x 1 inci diameter dan lengkap dengan sertifikasi tahan air IPX5 yang dapat menahan semprotan air bertekanan rendah. Untuk perlindungan yang lebih baik, sensor ini memiliki rating IP66 terhadap air dan debu.

Kompatibilitas dan Konektivitas

WH31SM terintegrasi dengan stasiun cuaca Ambient Weather seri WS-1965, WS-2000, WS-4000, dan WS-5000. Karena itu, pengguna dapat menambahkan hingga 16 sensor kelembaban tanah ke sistem. Sensor mengirimkan data melalui frekuensi 915 MHz dengan jangkauan hingga 300 kaki (100 meter) di area terbuka dan 100 kaki dalam kondisi umum. Data yang terkumpul dapat akses melalui konsol tampilan, dasbor online AmbientWeather.net, serta platform smart home seperti Amazon Alexa, Google Home, dan IFTTT.

Akurasi dan Kalibrasi

Sensor ini mengukur kadar kelembaban tanah dalam rentang 0 – 100% dengan resolusi 1%. Perangkat lunak konsol mendukung kalibrasi 2-titik untuk memastikan akurasi pengukuran. Oleh karena itu, pengguna dapat melakukan kalibrasi untuk berbagai jenis tanah pada stasiun cuaca WS-2000, WS-4000, dan WS-5000. Fitur ini memungkinkan pengguna menyesuaikan sensor dengan kondisi tanah spesifik di lokasi pemasangan.

Pemasangan dan Daya Tahan

WH31SM menggunakan satu baterai AA (tidak termasuk) dengan daya tahan sekitar satu tahun. Ambient Weather merekomendasikan penggunaan baterai Lithium Energizer untuk masa pakai lebih lama dan rentang suhu operasi yang lebih luas. Pengguna cukup menggali lubang sesuai ukuran sensor, menutup sensor cap sepenuhnya dengan tanah, dan sensor siap digunakan. Sebelum pemasangan permanen, pengguna dapat menguji sensor dengan merendam cap sensor dalam air selama satu jam untuk memverifikasi pembacaan sekitar 90% atau lebih tinggi.

Sensor ini bukan perangkat mandiri dan memerlukan stasiun cuaca WS-2000 atau WS-5000 untuk melihat dan mengunggah data ke cloud. Pastikan firmware konsol telah diperbarui ke versi V2.0.2 atau lebih tinggi dan firmware Wi-Fi ke versi 4.3.6 atau lebih tinggi.

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat panduan pemasangan, panduan pengguna, serta dokumentasi resmi Ambient Weather WH31SM Soil Moisture Sensor di situs resmi Ambient Weather.

Spesifikasi

Spesifikasi Detail
Model AQIN-PRO
Merek Ambient Weather
Parameter Terukur PM1, PM2.5, PM4, PM10, CO₂, suhu, kelembaban
Sensor Partikel Sensor optik canggih (Sensirion, Swiss)
Layar Layar digital terintegrasi
Koneksi ke AWN Melalui stasiun cuaca Ambient Weather yang kompatibel
Stasiun Kompatibel WS-1553-IP, WS-1965, WS-2000, WS-4000, WS-5000, WS-5050, WS-5000-IP3, ObserverIP2.0, WeatherHub
Smart Home Integration Google Home, Amazon Alexa
Daya Utama USB-C
Baterai Cadangan 2 × AA lithium rechargeable (tidak termasuk)
Tingkat Perlindungan Air IPX0 (indoor use only)
Peringatan Konfigurasi peringatan melalui Ambient Weather Network
Data Historis Tersedia melalui Ambient Weather Network
Catatan Penting Bukan perangkat mandiri; memerlukan stasiun cuaca kompatibel untuk koneksi AWN
Aplikasi Utama Pemantauan kualitas udara indoor, rumah, ruang kelas, kantor

Fitur Unggulan

  • Sensor Partikel & CO₂ Lengkap: Mengukur PM1, PM2.5, PM4, PM10, dan CO₂ dengan teknologi sensor optik canggih buatan Swiss (Sensirion) untuk akurasi tinggi.
  • Layar Digital Real-Time: Layar internal yang menampilkan data kualitas udara secara langsung tanpa perlu membuka aplikasi.
  • Pemantauan Suhu & Kelembaban: Sensor suhu dan kelembaban terintegrasi untuk evaluasi lingkungan secara menyeluruh.
  • Konektivitas Ambient Weather Network: Kirim data ke AWN melalui stasiun cuaca kompatibel untuk akses data historis, peringatan, dan laporan melalui dasbor web atau mobile.
  • Integrasi Smart Home: Kompatibel dengan Google Home dan Amazon Alexa saat terhubung melalui AWN.
  • Daya USB-C & Baterai Cadangan: Ditenagai melalui USB-C dengan opsi baterai cadangan 2 × AA lithium rechargeable untuk operasi saat listrik padam.
  • Pemasangan Fleksibel: Dapat ditempatkan di mana saja di dalam ruangan – rumah, ruang kelas, atau kantor.
  • Kompatibilitas Luas: Bekerja dengan stasiun cuaca Ambient Weather seri WS-1553-IP, WS-1965, WS-2000, WS-4000, WS-5000, ObserverIP2.0, dan WeatherHub.
  • Peringatan & Notifikasi: Konfigurasi peringatan kualitas udara melalui Ambient Weather Network untuk notifikasi proaktif.
  • Data Historis & Laporan: Akses data kualitas udara historis melalui dasbor AWN untuk analisis tren dan evaluasi jangka panjang.

Aplikasi

Ambient Weather AQIN-PRO Smart Indoor Air Quality Monitor memiliki beragam aplikasi di berbagai lingkungan dalam ruangan. Berikut adalah beberapa skenario aplikasi utama:

Pemantauan Kualitas Udara Rumah

Pengguna rumahan menggunakan AQIN-PRO untuk memantau kualitas udara di dalam rumah secara real-time. Data PM2.5, PM10, dan CO₂ membantu mengidentifikasi sumber polusi dalam ruangan seperti asap dapur, debu, atau aktivitas sehari-hari. Layar digital memberikan visibilitas langsung tanpa perlu membuka aplikasi, memudahkan seluruh anggota keluarga memantau kondisi udara. Dengan integrasi smart home, pengguna dapat mengotomatiskan pembersih udara atau sistem ventilasi berdasarkan data kualitas udara.

Ruang Kelas dan Sekolah

Guru dan staf sekolah menggunakan AQIN-PRO untuk memantau kualitas udara di ruang kelas. Kadar CO₂ yang tinggi dapat mempengaruhi konsentrasi dan kinerja siswa. Dengan pemantauan real-time, staf dapat mengambil tindakan seperti membuka jendela atau menyalakan ventilasi saat kadar CO₂ meningkat. Data historis melalui Ambient Weather Network membantu sekolah mengevaluasi pola kualitas udara dan merencanakan perbaikan ventilasi.

Kantor dan Ruang Kerja

Perusahaan dan pekerja kantoran menggunakan AQIN-PRO untuk memantau kualitas udara di ruang kerja. Partikel debu dan CO₂ yang tinggi dapat mempengaruhi produktivitas dan kesehatan karyawan. Dengan peringatan yang dapat dikonfigurasi melalui AWN, manajer fasilitas dapat menerima notifikasi saat kualitas udara menurun dan mengambil tindakan proaktif.

Integrasi dengan Smart Home

AQIN-PRO mendukung integrasi dengan Google Home dan Amazon Alexa melalui Ambient Weather Network. Pengguna dapat menanyakan kondisi kualitas udara melalui perintah suara atau mengotomatiskan perangkat rumah pintar seperti pembersih udara, exhaust fan, atau sistem HVAC berdasarkan data kualitas udara. Misalnya, pembersih udara dapat menyala otomatis saat kadar PM2.5 melewati ambang batas tertentu.

Penelitian dan Pemantauan Lingkungan

Peneliti dan penggiat lingkungan menggunakan AQIN-PRO untuk mengumpulkan data kualitas udara indoor dalam berbagai kondisi. Data historis yang tersimpan di Ambient Weather Network memungkinkan analisis tren dan korelasi dengan faktor eksternal seperti cuaca atau aktivitas manusia.

Studi Kasus: Pemantauan Kualitas Udara di Ruang Kelas

Sebuah sekolah dasar di Jakarta menggunakan Ambient Weather AQIN-PRO untuk memantau kualitas udara di setiap ruang kelas. Guru memasang AQIN-PRO di setiap kelas dan menghubungkannya ke stasiun cuaca WS-2000 yang sudah ada. Layar digital pada setiap perangkat memungkinkan guru melihat kondisi udara secara langsung. Ketika kadar CO₂ melewati 1.000 ppm, guru membuka jendela atau menyalakan kipas ventilasi. Data historis yang dikumpulkan melalui Ambient Weather Network membantu sekolah mengidentifikasi ruang kelas dengan ventilasi yang kurang optimal dan merencanakan perbaikan sistem HVAC. Hasilnya, konsentrasi siswa meningkat dan tingkat ketidakhadiran akibat masalah pernapasan menurun secara signifikan.