Jakarta Timur, Indonesia askgiteknindo@gmail.com +62 822-5870-0105
Menu Tutup

Matest Rock Classification Hammer C381

Jika Anda berminat untuk membeli Matest Rock Classification Hammer C381 yang disediakan oleh PT Global Intan Teknindo, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Global Intan Teknindo

Matest C381 merupakan rock classification hammer (palu klasifikasi batuan) yang dirancang khusus untuk menguji kekuatan dan klasifikasi batuan secara cepat dan non-destruktif. Matest mengembangkan alat low-impact ini sebagai solusi pengujian lapangan yang andal untuk mengklasifikasikan batuan berdasarkan ketahanannya terhadap impact. C381 hadir untuk membantu geolog, insinyur tambang, dan teknisi laboratorium dalam menilai kualitas batuan, mengidentifikasi zona lemah, serta menentukan sifat mekanik batuan secara praktis. Alat ini menggunakan metode rebound hammer yang telah terstandarisasi secara internasional. Pengguna cukup menekan hammer ke permukaan spesimen batuan dan membaca nilai rebound yang muncul pada skala.

Teknologi rebound hammer pada C381 mengukur jarak pantul massa impactor setelah menumbuk permukaan batuan. Nilai rebound ini berkorelasi langsung dengan kekuatan dan klasifikasi batuan. Hasil pengukuran berupa nilai rebound yang dapat dikonversi ke rentang kekuatan 10 hingga 60 N/mm². Impact energy spring mencapai 0,735 Joule (Nm), yang termasuk kategori low-impact energy untuk pengujian batuan yang tidak terlalu keras. Spesimen inti batuan standar NX berdiameter 54,7 mm diletakkan pada rock cradle (aksesori terpisah) dalam posisi horizontal. Pengguna menguji sepanjang spesimen untuk mendapatkan rata-rata pembacaan yang representatif. Selanjutnya, desain yang ringkas dengan bobot hanya 2 kg memudahkan proses pengujian di berbagai lokasi, baik di laboratorium maupun di lapangan.

Matest C381 menggabungkan portabilitas dengan kemudahan penggunaan. Desainnya yang ringkas dan bobot ringan memungkinkan pengguna membawanya ke berbagai area inspeksi tanpa kesulitan. Pengguna melakukan pengujian dengan menekan hammer ke permukaan spesimen batuan hingga impactor terlepas dan menghasilkan nilai rebound pada skala yang tertera. Hasil pengujian dapat langsung dibaca dan dicatat untuk analisis lebih lanjut. Perangkat ini tersedia dalam kemasan yang aman untuk penyimpanan dan transportasi. Oleh karena itu, Matest C381 menjadi solusi yang ideal untuk klasifikasi batuan, penilaian kualitas batuan, eksplorasi tambang, serta berbagai aplikasi geoteknik di Indonesia.

Mengapa Memilih Matest C381?

Matest mengembangkan C381 sebagai rock classification hammer yang mengutamakan akurasi, kepraktisan, dan kepatuhan terhadap standar internasional.

Pertama, kepatuhan terhadap standar ASTM D5873 dan ISRM memastikan hasil pengujian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kedua, impact energy rendah 0,735 Joule memberikan pengujian yang aman dan tidak merusak spesimen batuan. Ketiga, rentang pengukuran 10 hingga 60 N/mm² mencakup berbagai jenis batuan dari lunak hingga sedang. Keempat, bobot ringan hanya 2 kg memudahkan mobilitas di lapangan dan laboratorium. Kelima, desain yang kokoh dan sederhana menjamin ketahanan dan kemudahan perawatan. Keenam, kompatibel dengan rock cradle A121 untuk pengujian spesimen inti batuan standar NX. Ketujuh, diproduksi sepenuhnya oleh Matest dengan komponen terpilih untuk presisi dan konsistensi tinggi. Kedelapan, metode pengujian non-destruktif memungkinkan pengujian berulang pada spesimen yang sama.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Matest C381 membantu geolog, insinyur tambang, dan teknisi laboratorium memperoleh data klasifikasi batuan secara cepat, akurat, dan andal.

Aplikasi Matest C381 di Dunia Nyata

Geolog menggunakan Matest C381 untuk mengklasifikasikan batuan berdasarkan ketahanannya terhadap impact. Pengujian rebound hardness membantu mengidentifikasi zona batuan lunak, sedang, atau keras dalam suatu formasi geologi. Informasi ini sangat penting untuk perencanaan konstruksi, eksplorasi tambang, dan analisis stabilitas lereng.

Insinyur tambang memanfaatkan C381 untuk menilai kualitas batuan di lokasi penambangan. Pengujian cepat di lapangan membantu menentukan apakah batuan layak untuk ditambang atau memerlukan perlakuan khusus. Deteksi dini terhadap zona batuan lemah memungkinkan perencanaan tambang yang lebih aman dan efisien. Konsultan geoteknik menggunakan C381 untuk penilaian kualitas batuan pada proyek infrastruktur seperti terowongan, bendungan, dan pondasi gedung. Data klasifikasi batuan yang akurat membantu insinyur merancang struktur yang aman dan tahan lama. Hal ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan durabilitas proyek jangka panjang.

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pengguna dapat melihat panduan teknis, prosedur pengujian, serta dokumentasi resmi Matest C381 di situs resmi Matest.

Spesifikasi

Spesifikasi Detail
Model Matest C381
Merek Matest
Tipe Low-impact rock classification hammer
Impact Energy 0,735 Joule (Nm)
Rentang Pengukuran 10 – 60 N/mm²
Spesimen Batuan NX core diameter 54,7 mm (dengan rock cradle A121)
Berat 2 kg
Metode Pengujian Rebound hammer (non-destruktif)
Aksesori Rock cradle A121 (terpisah) untuk spesimen EX hingga NX
Standar Kepatuhan ASTM D5873, ISRM, EN 12504-2, ASTM C805, DIN 1048, BS 1881:202, NF P18-417
Aplikasi Utama Klasifikasi batuan, penilaian kualitas batuan, eksplorasi tambang, geoteknik

Fitur Unggulan

  • Kepatuhan Standar ASTM D5873 & ISRM: Perangkat dirancang sesuai dengan standar internasional untuk pengujian rebound hardness dan klasifikasi batuan.
  • Low Impact Energy 0,735 Joule: Impact energy rendah untuk pengujian batuan yang aman dan tidak merusak spesimen.
  • Rentang Pengukuran 10-60 N/mm²: Mencakup berbagai jenis batuan dari lunak hingga sedang.
  • Desain Ringkas & Portabel: Bobot hanya 2 kg untuk mobilitas maksimal di lapangan dan laboratorium.
  • Metode Non-Destruktif: Memungkinkan pengujian berulang pada spesimen yang sama tanpa merusak sampel.
  • Kompatibel dengan Rock Cradle A121: Dapat digunakan dengan rock cradle untuk pengujian spesimen inti batuan standar NX 54,7 mm.
  • Pengujian Sepanjang Spesimen: Mendapatkan rata-rata pembacaan yang representatif dari seluruh panjang spesimen.
  • Diproduksi Sepenuhnya oleh Matest: Komponen terpilih dan proses manufaktur yang akurat menjamin presisi tinggi dan hasil yang konsisten.
  • Memenuhi Berbagai Standar: ASTM D5873, ISRM, EN 12504-2, ASTM C805, DIN 1048, BS 1881:202, dan NF P18-417.
  • Ideal untuk Geologi & Pertambangan: Cocok untuk klasifikasi batuan, eksplorasi tambang, dan analisis geoteknik.

Aplikasi

Matest C381 memiliki beragam aplikasi di berbagai sektor geologi, pertambangan, dan konstruksi. Berikut adalah beberapa skenario aplikasi utama:

Klasifikasi Batuan Berdasarkan Kekuatan

C381 digunakan untuk mengklasifikasikan batuan berdasarkan ketahanannya terhadap impact. Pengujian rebound hardness membantu mengidentifikasi zona batuan lunak, sedang, atau keras dalam suatu formasi geologi. Informasi ini sangat penting untuk perencanaan konstruksi, eksplorasi tambang, dan analisis stabilitas lereng. Metode ini sesuai dengan standar ASTM D5873 dan ISRM.

Eksplorasi Tambang dan Penilaian Kualitas Batuan

Insinyur tambang memanfaatkan C381 untuk menilai kualitas batuan di lokasi penambangan. Pengujian cepat di lapangan membantu menentukan apakah batuan layak untuk ditambang atau memerlukan perlakuan khusus. Deteksi dini terhadap zona batuan lemah memungkinkan perencanaan tambang yang lebih aman dan efisien.

Analisis Geoteknik untuk Proyek Infrastruktur

Konsultan geoteknik menggunakan C381 untuk penilaian kualitas batuan pada proyek infrastruktur seperti terowongan, bendungan, dan pondasi gedung. Data klasifikasi batuan yang akurat membantu insinyur merancang struktur yang aman dan tahan lama. Hal ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan durabilitas proyek jangka panjang.

Pengujian Spesimen Inti Batuan di Laboratorium

C381 efektif untuk pengujian spesimen inti batuan di laboratorium. Dengan rock cradle A121, pengguna dapat menguji spesimen inti batuan standar NX secara konsisten dan berulang untuk mendapatkan data klasifikasi yang representatif. Pengujian sepanjang spesimen memastikan rata-rata pembacaan yang akurat.

Penelitian dan Pengembangan Material Batuan

C381 digunakan dalam penelitian geologi dan pengembangan material batuan. Perangkat ini memungkinkan pengujian yang cepat dan berulang untuk mengevaluasi karakteristik berbagai jenis batuan.

Studi Kasus: Klasifikasi Batuan untuk Proyek Terowongan

Sebuah proyek pembangunan terowongan di Sumatera menggunakan Matest C381 untuk mengklasifikasikan batuan di sepanjang jalur terowongan. Tim geoteknik mengambil spesimen inti batuan NX dari setiap segmen pengeboran eksplorasi. Mereka menguji setiap spesimen menggunakan C381 dengan rock cradle A121 sesuai standar ASTM D5873. Hasil pengujian menunjukkan variasi nilai rebound dari 25 hingga 55, yang dikonversi menjadi klasifikasi batuan dari lunak hingga keras. Data ini digunakan untuk merancang sistem penyangga terowongan yang sesuai untuk setiap segmen. Pada segmen dengan batuan lunak (nilai rebound < 30), tim merancang penyangga yang lebih kuat untuk mencegah keruntuhan. Deteksi dini terhadap zona batuan lemah memungkinkan perencanaan konstruksi yang lebih aman dan efisien, menghemat biaya perbaikan dan memastikan keselamatan pekerja. Data pengujian dicatat untuk dokumentasi proyek dan verifikasi kepatuhan terhadap standar geoteknik.