Pada umumnya Perkebunan memerlukan beberpa aspek penting yang harus diperhatikan yaitu seperti Keadaan air , Suhu dan kelembaban , Cuaca dan masih banyak lagi.Untuk mencapai hasil yang maksimal tumbuhan harus memiliki kualitas linkungan yang memadai. Pengelolaan lingkungan pertanian yang tidak baik dapat memiliki dampak yang besar sehingga pengelolaan pertanian dalam jangka waktu yang cukup Panjang.

Perkebunan adalah suatu lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman komersial dalam skala besar, seperti kelapa sawit, karet, teh, kopi, coklat, dan lain-lain. Perkebunan sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis yang memiliki curah hujan yang tinggi dan suhu yang hangat sepanjang tahun.

Kegiatan di perkebunan meliputi pemilihan jenis tanaman yang akan ditanam, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemanenan, pengolahan hasil, dan pemasaran produk. Pengelolaan perkebunan yang tidak baik dapat memiliki dampak lingkungan yang besar sehingga pengelolaan perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan

Dalam peraktiknya penjagaan lingkungan sangat sulit dilakukan, Bahkan dalam beberapa kasus sampai bisa terjadi banjir yang dapat menyebabkan rusaknya tanaman , kurang terkontrolnya suhu juga dapat berakibat buruk untuk kulaitas hasil panen. Sehingga kita dapat mengguanakan alat bantu untuk memantau serta mengetahui situasi lingkungan kita.Beberapanya adalah

  • Untuk pengukuran Suhu dan kelembaban dapat di sesuaikan dengan pengguaan Thermostat serta jika ingin melihat hasil perubahan suhu dapat dikombinasi dengan datalogger untuk merekam Riwayat suhu.
  • Pengukuran dengan alat pengukur kadar air tanah: Alat pengukur kadar air tanah seperti tensiometer, water level, dan moisture meter dapat digunakan untuk mengukur kadar air di dalam tanah. Alat-alat ini dapat memberikan data akurat tentang kadar air tanah pada kedalaman tertentu, sehingga dapat digunakan untuk menentukan jadwal penyiraman tanaman.
  • Pengukuran berdasarkan berat tanah kering dan basah: Cara ini dilakukan dengan mengambil sampel tanah dan menimbang beratnya saat basah dan saat kering. Kandungan air dihitung berdasarkan selisih antara berat basah dan berat kering.
  • Metode kapasitas lapangan dan titik layu: Metode ini melibatkan pengukuran kapasitas lapangan tanah, yaitu jumlah air maksimum yang dapat disimpan dalam tanah, dan titik layu, yaitu kadar air minimal yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup. Dengan mengukur kedua nilai tersebut, dapat ditentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan penyiraman dan berapa banyak air yang harus diberikan.

Selain dengan menggunakan metode diatas, pengukuran air pada perkebunan dapat dilakukan dengan alat pengukur air tanah dengan menggunakan Water Level Data Logger.

Kelebihan-Kelebihan HOBO Water Level Data Logger

Water Level Data Logger adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur dan memantau ketinggian air pada lingkungan air. Pada perkebunan, water level dapat diaplikasikan untuk pengukuran sistem irigasi serta mengukur ketinggian air tanah dalam jangka waktu yang panjang.

Water level mengambil data pengukuran melalui sensor yang ada di dalam water level tersebut yang kemudian data tersebut disimpan di dalam memori seperti logger dan datanya dapat diambil dengan menggunakan kabel USB atau jaringan internet WiFi.

PT Global Intan Teknindo sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang system dan monitoring system, kami menjual alat Water Level Meter dengan kualitas terbaik dan pastinya dengan harga yang bersahabat. Untuk informasi lebih lanjut terkait pemesanan produk, anda dapat hubungi kami di Nomor Telepon/WhatsApp: +62 821-6277-6495 (Mr. Adhitya) atau melalui E-mail Kami: askgiteknindo@gmail.com.