Jasa Instalasi & Monitoring Settlement Plate
Geotechnical Instrumentation & Monitoring
Settlement Plate System
Vertical Ground Settlement Monitoring for Construction & Infrastructure Projects.
Settlement Plate System digunakan untuk memantau penurunan tanah (vertical settlement) akibat beban timbunan, struktur, atau aktivitas konstruksi. Sistem ini berperan penting dalam pengendalian risiko deformasi tanah, khususnya pada proyek dengan tanah lunak atau area reklamasi.
Lebih dari sekadar alat ukur, settlement plate system menyediakan data penurunan tanah yang terukur, konsisten, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan teknis selama proses konstruksi dan konsolidasi tanah berlangsung.
Common Uses
Settlement Plate System umum diterapkan pada proyek dengan potensi penurunan tanah, seperti:
- Timbunan jalan dan jalan tol
- Proyek reklamasi dan area pelabuhan
- Land development dan kawasan industri
- Fondasi dangkal pada tanah lunak
- Proyek infrastruktur dengan kebutuhan monitoring konsolidasi tanah
How It Works
Settlement Plate System bekerja dengan memasang plate baja di atas permukaan tanah asli atau lapisan timbunan awal sebelum penimbunan dilakukan. Plate ini dihubungkan dengan settlement rod yang akan bergerak mengikuti penurunan tanah di bawahnya.
Seiring bertambahnya timbunan atau beban di atas tanah, settlement plate akan turun secara vertikal. Pengukuran penurunan dilakukan secara berkala menggunakan alat ukur leveling atau survey geodetik dengan mengacu pada titik referensi yang stabil.
Data awal (baseline) diambil sebelum penimbunan atau pada tahap awal pekerjaan. Selanjutnya, perubahan elevasi settlement plate dicatat secara berkala untuk memantau laju dan besaran penurunan tanah. Data ini digunakan untuk mengevaluasi proses konsolidasi dan memastikan bahwa penurunan tanah masih berada dalam batas aman desain.
Key Advantages
- Monitoring penurunan tanah secara langsung dan sederhana
- Mendukung evaluasi konsolidasi tanah lunak
- Menyediakan data objektif untuk owner dan konsultan
- Mendukung keputusan teknis terkait tahapan penimbunan
- Metode monitoring yang andal dan mudah diterapkan di lapangan
Output & Deliverables
Klien akan menerima:
- Laporan monitoring settlement plate berkala
- Grafik penurunan tanah terhadap waktu
- Analisis tren konsolidasi tanah
- Data hasil pengukuran lapangan
- Dokumentasi instalasi di lapangan
Our Engineering Approach
Engineering-based judgment
Penentuan lokasi settlement plate, metode instalasi, dan interval monitoring disesuaikan dengan kondisi tanah, desain timbunan, serta kebutuhan teknis proyek.Risk-aware system design
Monitoring dirancang untuk menghasilkan data yang relevan dalam mengendalikan risiko penurunan berlebih dan ketidaksesuaian desain.End-to-end system delivery
Layanan mencakup perencanaan titik monitoring, instalasi settlement plate, pembacaan data, hingga dukungan diskusi teknis apabila diperlukan.Flexible & scalable system
Sistem dapat diterapkan sebagai monitoring manual atau dikombinasikan dengan metode monitoring geoteknik lainnya sesuai kebutuhan proyek.Experience in critical projects
Berpengalaman mendukung proyek pemerintah, BUMN, dan swasta pada proyek dengan kebutuhan monitoring konsolidasi tanah yang menuntut konsistensi data.Ongoing technical support
Dukungan teknis diberikan sepanjang durasi proyek, tidak hanya pada tahap instalasi awal.
Gallery Project
Berikut beberapa portofolio Proyek yang sudah dikerjakan oleh kami :
Proyek Instalasi Dan Pemasangan Settlement Plate Di Bandara International Dhoho
Related Services
Untuk mendapatkan gambaran kondisi tanah yang komprehensif, Settlement Plate System sering diintegrasikan dengan layanan monitoring geoteknik lainnya:
Piezometer Monitoring System : Monitoring tekanan air pori tanah (pore water pressure) untuk memvalidasi proses konsolidasi. Data ini sangat krusial jika dikombinasikan dengan settlement plate untuk mengetahui kapan tanah lunak telah selesai memadat.
Inclinometer System : Sementara settlement plate mengukur pergerakan vertikal, inclinometer memantau pergerakan tanah lateral (horizontal). Layanan ini penting untuk mendeteksi potensi kelongsoran (sliding) pada lereng timbunan yang tinggi.
Deep Settlement (Extensometer) : Jika settlement plate mengukur penurunan total dari permukaan, magnetic extensometer digunakan untuk mengetahui seberapa besar penurunan yang terjadi pada lapisan kedalaman tanah tertentu (per layer).
Topographic & Drone Survey : Pemetaan area timbunan secara luas untuk memverifikasi volume timbunan dan elevasi permukaan tanah secara spasial, melengkapi data titik (point-based) dari settlement plate.
FAQ
Kerusakan fisik adalah risiko utama di lapangan. Kami menerapkan standar proteksi berupa pemasangan pagar pengaman (barricade) di sekeliling pipa, penanda visual (flagging) yang tinggi agar terlihat oleh operator alat berat, serta penggunaan pipa pelindung luar (PVC sleeve) yang tidak terikat dengan rod utama untuk meminimalisir gesekan tanah timbunan.
Posisi ideal ditentukan berdasarkan desain geoteknik, biasanya ditempatkan di area dengan lapisan tanah lunak paling tebal, di tengah timbunan (centerline) dimana beban terbesar berada, atau di dekat struktur kritis (seperti abutment jembatan) untuk memantau perbedaan penurunan (differential settlement).
Kombinasi keduanya memberikan data konsolidasi yang utuh. Settlement plate memberi tahu “berapa banyak” tanah turun, sedangkan Piezometer memberi tahu “mengapa” tanah turun (disipasi tekanan air pori). Ini memungkinkan teknisi memprediksi waktu tunggu (waiting period) konsolidasi dengan lebih akurat.
Frekuensi monitoring bergantung pada tahap konstruksi. Pada tahap awal penimbunan yang cepat, monitoring bisa dilakukan setiap hari atau 2-3 hari sekali. Saat proses pembebanan selesai dan memasuki masa tunggu (holding period), frekuensi dapat dikurangi menjadi mingguan atau dua mingguan sesuai laju penurunan yang teramati.
Bisa. Meskipun metode standar menggunakan survei optis manual, sistem ini dapat di-upgrade menjadi Automated Settlement System menggunakan sensor tekanan cair atau laser distance meter yang terhubung ke data logger, sehingga data dapat diakses secara real-time dan remote.
Monitoring biasanya dihentikan ketika grafik penurunan tanah telah melandai (asimtotik) dan mencapai kriteria residual settlement yang diizinkan dalam desain (misalnya: penurunan kurang dari 2mm per bulan selama periode tertentu), menandakan bahwa konsolidasi primer telah selesai.
Secara teknis bisa, namun tidak disarankan. Jika dipasang di tengah timbunan, Anda kehilangan data penurunan awal (immediate settlement) yang terjadi pada lapisan tanah asli. Idealnya, pelat dasar (base plate) harus duduk di atas tanah asli yang sudah di-stripping sebelum fill material pertama masuk.


